Oleh Reza A.A Wattimena
Banyak pencerahan yang saya alami, ketika belajar di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara (selanjutnya STFD), Jakarta. Untuk pertama kalinya dalam hidup, saya diajak berpikir mendalam tentang kehidupan. Tidak hanya itu, saya juga diajak menanggapi secara kritis dan sistematik semua yang saya pelajari, termasuk keadaan sosial politik ekonomi yang terjadi di sekitar. Para pengajar yang bermutu tinggi bersikap sangat terbuka dan egaliter, sehingga STF Driyarkara, di masa itu, dapat dianggap sebagai komunitas akademik terbaik tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia.
Ini terjadi pada 2002 sampai 2008 lalu. Di 2022 ini, saya masih dekat dengan salah satu dosen saya, yakni Pak Fransisco Budi Hardiman. Dia juga salah satu alumnus dari STF Driyarkara yang memiliki pengaruh besar di Indonesia. Dalam salah satu percakapan di media sosial, kami sempat berbincang tentang Mazhab Jembatan Serong yang menjadi ciri khas dari STF Driyarkara, persis karena STF memang terletak di Jembatan Serong, Cempaka Putih, Jakarta Timur. Lanjutkan membaca Fenomena “Mazhab Jembatan Serong”

Oleh Nuruddin Al Akbar, Peserta Kelas Circles Indonesia dan Platon Academy, Kandidat Doktor Filsafat, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Dhimas Anugrah
Webinar bersama Forum Kader Pemikir Islam Indonesia dan Lembaga Studi Agama dan Filsafat
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Ingatan Kolektif dibalik Konflik Rusia dan Ukraina 2022
Oleh Reza A.A Wattimena
*Caknurian Urban Sufism With Komaruddin Hidayat Part 47 :Yesus Lintas Peradaban*