Pengakuan Seorang Marxis-Zennist

Ricardo Levins Morales

Oleh Reza A.A Wattimena

Di dalam filsafat, Marxisme adalah cinta pertama saya. Saya masih ingat buku tulisan Franz Magnis-Suseno yang berjudul Pemikiran Karl Marx. Seingat saya, buku itu terbit pada 1999. Itu merupakan salah satu buku filsafat pertama yang saya baca sampai selesai.

Sewaktu itu, saya masih di bangku SMA. Saya masih ingat perasaan saya waktu itu. Pikiran begitu tercerahkan. Dada begitu berkobar oleh semangat untuk membuat perubahan. Sejak itu, saya menjadi seorang Marxis. Lanjutkan membaca Pengakuan Seorang Marxis-Zennist

Iklan

Karya dan Derita

19bb88bee29f4398401f8d53d88c031d
Jan Zrzavy – The Suffering

Oleh Reza A.A Wattimena

Ketika derita menyengat kuat, sebuah karya pasti lahir. Begitulah yang diyakini para artis sekaligus pekerja kreatif seluruh dunia. Beberapa artis dan pemikir besar, Hemingway, Nietzsche bahkan Michaelangelo, mengalami masa-masa depresif yang cukup panjang dalam hidupnya. Di akhir hidupnya, Nietzsche bahkan sudah kehilangan kewarasannya.

Berbagai penelitian juga menunjukkan, ada kaitan cukup erat antara derita depresi dengan lahirnya sebuah karya kreatif. Ini juga berlaku di berbagai bidang karya kreatif, mulai dari penulis, pematung, musisi dan sebagainya. Mengapa ini terjadi? Apakah ini tak terhindarkan? Lanjutkan membaca Karya dan Derita