Musik, Manipulasi dan Transendensi

surrealism | Arte surrealista, Obras de arte, Arte da fotografia
cruzine.com

Oleh Reza A.A Wattimena

Sejak kecil, saya suka sekali mendengar musik. Masih terngiang teriakan Achmad Albar dengan lagu Semut Hitam-nya. Waktu itu, di dekade 1980-an,setiap hari lagu tersebut diputar di rumah kami. Gebukan drum dan melodi sangar para musisi Godbless terdengar keras, bahkan sampai di ujung gang.

Masa remaja saya pun diisi dengan musik. Karena pengaruh kuat dari Godbless, musik Rock menjadi pilihan saya. Lengkingan Axl Rose dari Guns and Roses dan sayatan gitar dari Eddie Van Halen mengisi hari-hari saya di masa itu. Pengaruh musisi Indonesia, seperti Dewa, Jamrud dan Boomerang, juga tak kalah kuat. Lanjutkan membaca Musik, Manipulasi dan Transendensi

Senada dengan Duka

Grappling with grief | Grief, Grieve, Tree drawing

Oleh Reza A.A Wattimena

10 tahun terakhir, hidup saya dipenuhi dengan kematian. Satu persatu, keluarga saya pergi meninggalkan tubuhnya. 2010, nenek saya meninggal. Saya dekat dengannya, karena ia tinggal bersama dan turut membesarkan saya.

Saat itu, saya belum mengenal Zen, ataupun latihan batin lainnya. Saya melihatnya sebagai sesuatu yang masuk akal, walaupun ada rasa kehilangan yang membuat dada sesak. Dia sudah tua dan sakit, lalu meninggal. Alam sedang bekerja. Lanjutkan membaca Senada dengan Duka