Program Sudut Pandang

SudutPandang_NC-03

Mengembangkan Diri – Mengembangkan Organisasi

Dr. phil. Reza A.A Wattimena

Penceramah, Peneliti dan Penulis di bidang Pengembangan Diri dan Organisasi, Metode Berpikir Ilmiah dan Kebijaksanaan Timur. Doktor Filsafat dari Hochschule für Philosophie München, Philosophische Fakultät SJ München, Jerman. Beberapa karyanya: Menjadi Pemimpin Sejati (2012), Filsafat Anti Korupsi (2012), Tentang Manusia (2016), Filsafat dan Sains (2008), Kebijaksanaan Timur dan Jalan Pembebasan (akan terbit- 2016), Melampaui Negara Hukum Klasik (2007), Demokrasi: Dasar dan Tantangannya (2016), Bahagia, Kenapa Tidak? (2015), dan berbagai karya lainnya.

Kami menawarkan program “Sudut Pandang” untuk mengembangkan diri dan organisasi menjadi optimal, berisi dan berkelanjutan. Optimal berarti orang maupun organisasi bisa mewujudkan visi dan misinya secara utuh dan penuh. Berisi berarti semua ini dilakukan dengan prinsip yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara rasional. Dan berkelanjutan berarti semua ini merupakan proses yang berlangsung seumur hidup dengan hasil yang tidak hilang ditelan segala perubahan maupun krisis yang terjadi.

Organisasi yang mantap akan mampu mendapatkan keuntungan yang diinginkan. Bagi non profit, organisasi yang mantap juga bisa semakin efektif mewujudkan misi utamanya. Semua ini hanya bisa terwujud, jika organisasi tersebut mau terus belajar dan berkembang menghadapi beragam tantangan dan kemungkinan yang ada (learning organization). Penciptaan organisasi yang terbuka untuk terus belajar inilah yang menjadi misi utama kami.

diagram

Organisasi yang mau terus belajar berarti organisasi yang kreatif. Ia bisa menciptakan berbagai peluang baru untuk meningkatkan mutu dan keuntungan bisnisnya. Ia bisa memberikan sumbangan besar untuk memperbaiki kehidupan bersama. Ia bisa bertahan di tengah berbagai krisis yang menghantam, dan kemudian tetap ada serta aktif menyongsong masa depan.

Dewasa ini, kita hidup di era perubahan yang sangat cepat. Keadaan politik dan ekonomi begitu cepat berganti setiap saat. Bersama dengan perubahan itu, kita pun seringkali merasa takut dihadapan ketidakpastian. Seringkali, ketakutan tersebut membuat kita, dan organisasi tempat kita bekerja, menjadi lesu, dan merasa tak berdaya.

Kita pun mengalami krisis pribadi. Hidup kita seolah tak bermakna. Ini juga mempengaruhi hidup profesional kita, entah sebagai pekerja di sebuah organisasi, atau sebagai pemilik. Jika banyak orang di sebuah organisasi mengalami krisis semacam ini, maka kinerja seluruh organisasi pun akan menurun. Ibaratnya, organisasi tersebut segan untuk hidup, tetapi mati pun tak mau.

Organisasi tersebut berisi orang-orang yang kekurangan motivasi, dan bahkan saling berkonflik satu sama lain. Visi dan misi organisasi tersebut tinggal menjadi kata tanpa kenyataan. Hanya tinggal menunggu waktu, sampai organisasi itu lenyap dari ingatan. Tak sedikit organisasi, mulai dari perusahaan multinasional sampai dengan organisasi kepemudaan tingkat RT, yang mengalami krisis semacam ini.

Kita juga harus ingat, bahwa manusia adalah kekuatan utama dari semua organisasi. Infrastruktur bisa modern dan canggih. Namun, jika orang-orang yang hidup dan bekerja di dalamnya terjebak di dalam krisis pribadi dan krisis organisasi tanpa henti, maka semuanya akan percuma. Oleh karena itu, pengembangan diri dan pengembangan organisasi yang optimal, berisi dan berkelanjutan adalah sesuatu yang mutlak dilakukan. Inilah yang ditawarkan program “Sudut Pandang”.

Diagram 2-page0001

Program ini berlangsung selama enam pertemuan. Kerangkanya adalah sebagai berikut:

Enam pertemuan program Sudut Pandang

  1. Pemahaman akan diri (self knowledge): ini adalah pengetahuan paling penting di dalam hidup setiap orang. Dengan pengetahuan ini, orang bisa mencapai kebijaksanaan yang sejati, dan terbebas dari segala penderitaan.
  2. Berpikir sistemik (systems thinking): Berpikir dalam keseluruhan dan melihat keterkaitan berbagai unsur untuk menyelesaikan tantangan tertentu.
  3. Menjadi reflektif (reflective life): Mampu memahami tujuan dasar hidup pribadi, mengolah diri dan menemukan cara yang paling bijak untuk mencapainya.
  4. Membangun visi bersama (building shared vision): mampu berdialog dan berdiskusi untuk mengaitkan visi pribadi dan visi organisasi.
  5. Belajar bersama sebagai tim (team learning): mengembangkan kemampuan mendengar dan mengamati di dalam dialog sebagai tim untuk berkembang bersama melampaui segala tantangan.
  6. Learning organization dan tantangannya (becoming learning organization): menjadi organisasi yang terus belajar untuk mengembangkan diri dan mengembangkan masyarakat sekitarnya, tanpa pernah berhenti.

Metode dalam enam kali pertemuan:

  1. Pemberian Materi
  2. Diskusi
  3. Dinamika Kelompok

Bahan dasar:

  1. Kebijaksanaan Timur: Zen, Taoisme, Tradisi Meditatif, Spiritualitas.
  2. Ilmu Pengetahuan dan Filsafat Barat: Penelitian Neurosains, Teori Sistem, Teori Kritis Jerman, Filsafat Ilmu Pengetahuan, Filsafat Stoa.

Pilihan Program:

  1. Paket Program Sudut Pandang: enam kali pertemuan dengan jadwal yang bisa didiskusikan.
  2. Pemberian ceramah untuk satu kali perjumpaan
  3. Konsultasi pengembangan diri dan pengembangan organisasi (hitungan per jam, sesuai kebutuhan).
  4. Konsultasi lanjutan, setelah program Sudut Pandang selesai (hitungan per jam, sesuai kebutuhan).

Diagram-3

Untuk Siapa?

  1. Perusahaan yang ingin secara optimal, berisi dan berkelanjutan mewujudkan visi dan misinya menjadi kenyataan, mulai dari memperoleh keuntungan yang diharapkan, sampai penguasaan pasar dengan produk-produk bermutu tinggi.
  2. Lembaga pendidikan, termasuk sekolah dan universitas, yang ingin membentuk organisasi yang mantap, guna mewujudkan visi dan misi utamanya untuk mendidik masyarakat.
  3. Lembaga pemerintahan yang ingin memberikan pelayanan bermutu tinggi bagi rakyat, sesuai dengan tujuannya didirikan.
  4. Organisasi kemasyarakatan, mulai dari organisasi keagamaan, serikat buruh, kelompok-kelompok masyarakat sipil, sampai dengan organisasi kepemudaan, yang ingin membentuk organisasi yang mantap, sehingga bisa menyumbangkan hal-hal bermakna bagi perkembangan masyarakat luas.
  5. Pribadi yang ingin menekuni jalan menuju kebebasan dan kebijaksanaan yang sejati dengan berpijak pada kebijaksanaan Timur maupun Barat.

 Why us?

  1. Materi kami didasarkan pada penelitian bermutu dari berbagai bidang ilmu. Kami juga mengambil ajaran kebijaksanaan dari peradaban-peradaban tua, baik dari Timur dan dari Barat. Pendekatan kami bersifat sederhana, mendalam sekaligus berdaya guna.
  2. Kami memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun meneliti soal manusia dan organisasi, serta bagaimana mewujudkan kehidupan pribadi maupun organisasi yang optimal di tengah beragam perubahan kehidupan. Penelitian kami diterbitkan melalui berbagai buku, jurnal penelitian dan website. Selengkapnya bisa dilihat di http://www.rumahfilsafat.com
  3. Kami adalah sekelompok profesional muda yang gesit, akurat dan fleksibel. Kami memiliki cita-cita untuk menyumbangkan ilmu kami bagi kebaikan komunitas tempat kami lahir dan bertumbuh.

Biaya:

Bisa langsung menghubungi Contact Person

Proposal lengkap bisa diunduh di link ini: Proposal Sudut Pandang

 Contact Person:

SudutPandang_NC-07