Terorisme “Efek Samping”

Oleh Reza A.A Wattimena

Peneliti, Tinggal di Jakarta

            Terorisme adalah tindak menyebar ketakutan. Ledakan bom teror di satu tempat bisa menyebarkan ketakutan ke seluruh dunia. Terorisme sudah setua sejarah peradaban manusia itu sendiri. Sekelompok orang memutuskan untuk melakukan kekerasan, karena tidak sepakat dengan pandangan umum.

            Terorisme lahir dari paham radikal. Paham radikal adalah kesesatan berpikir tentang kemurnian sebuah ajaran. Ia melahirkan kebencian pada perbedaan paham. Ia memberikan mimpi penuh kebohongan terhadap orang-orang yang tak berpikir panjang. Lanjutkan membaca Terorisme “Efek Samping”

Iklan

Spiritualitas Politik, Spiritualitas Ekonomi

Connie Rose

Oleh Reza A.A Wattimena

Politik adalah kata yang luhur. Ia adalah soal mengelola hidup bersama dengan berpijak pada tata nilai kehidupan yang ada. Ia memperjuangkan keadilan untuk semua warga, dan bukan hanya segelintir kelompok. Namun, sekarang ini, politik sudah berubah arti menjadi pertarungan untuk memperoleh kekuasaan dengan cara-cara yang jahat, licik dan kejam.

Hal yang sama kiranya terjadi di bidang ekonomi, sehingga ia terpelintir ke dalam kesesatan berpikir yang merusak. Sejatinya, ekonomi adalah soal mengelola beragam sumber daya, guna menciptakan kemakmuran bersama. Kemiskinan dan ketimpangan sosial antara si kaya dan si miskin adalah dosa besar tata kelola ekonomi. Asas dasar ekonomi adalah solidaritas antar manusia yang membawa pada kesejahteraan bersama. Lanjutkan membaca Spiritualitas Politik, Spiritualitas Ekonomi

Seluk Beluk Cuci Otak

IronMaiden720 – DeviantArt

Oleh Reza A.A Wattimena

Peneliti, Tinggal di Jakarta

Bagaimana memaksa orang melakukan hal yang tak ia inginkan? Jalan pertama adalah dengan tekanan senjata. Namun, hal ini amat rapuh dan sementara, karena mereka akan melakukan dengan setengah hati dan terpaksa. Jalan lain yang lebih ampuh adalah dengan cuci otak. Orang saleh bisa berubah menjadi kaum radikal yang siap membawa bom bunuh diri, karena cuci otak.

Cuci otak adalah upaya terencana untuk membuat orang percaya pada paham tertentu melalui cara-cara yang manipulatif. Cuci otak membunuh sikap kritis, akal sehat dan hati nurani. Ia melahirkan kesetiaan buta terhadap seperangkat ajaran ataupun tokoh tertentu. Bisa dibilang, cuci otak adalah cara tercepat menghasilkan seorang teroris. Lanjutkan membaca Seluk Beluk Cuci Otak

Melampaui Terorisme: Pendekatan Komprehensif untuk Memahami dan Menangkal Terorisme

CagleCartoons.com

Oleh Reza A.A Wattimena dan Bustanul Arifin

Tulisan ini sudah diterbitkan di Jurnal MANDALA: Jurnal Ilmu Hubungan Internasional Vol 1 no.1 Januari-Juni 2018 Prodi Ilmu Hubungan Internasional FISIP UPN”Veteran” Jakarta

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan langkah dan strategi yang harus dilakukan, guna menghadapi permasalahan terorisme yang semakin berkembang pesat di awal abad 21 ini. Riset ini akan menganalisa penyebab dan alasan mendasar lahirnya terorisme yang kemudian menjadi tantangan serius bagi masyarakat internasional, khususnya Indonesia. Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah berkembangnya terorisme yang semakin pesat dan subur, serta mengancam kestabilan dan keutuhan sebuah negara.

Mengapa terorisme bisa berkembang semakin subur? Adakah yang salah dengan upaya dan strategi yang telah digunakan selama ini? Perlukah pendekatan dan cara baru untuk melawan terorisme ini?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi landasan bagi penulis untuk mengekplorasi lebih mendalam tentang dinamika terorisme ini dengan contoh negara seperti Indonesia. Pemikiran yang sempit dari individu dan kelompok, serta kurangnya pemikiran yang kritis terhadap informasi ataupun perkembangan kehidupan yang dilihat, telah mendorong terjadinya pemahaman radikal yang mendorong menjadi teroris. Maka, dalam penelitian ini, transendensi mampu menjadi sebuah cara mendasar dalam merubah akar permasalahan yang mendorong individu atau kelompok menjadi radikal. Transendensi tersebut harus diikuti dengan pendekatan komprehensif dari pemerintah, masyarakat dan perubahan keadaan sosial, khususnya ekonomi dan pendidikan.

Kata Kunci: Terorisme, Transendensi, Radikalisme, Penanggulangan Teroris, Indonesia, dan Demokrasi Lanjutkan membaca Melampaui Terorisme: Pendekatan Komprehensif untuk Memahami dan Menangkal Terorisme