Manusia modern hidup di tengah kelimpahan pengetahuan. Teknologi berkembang begitu cepat. Informasi mengalir tanpa henti. Namun, kebencian, kesepian dan ketakutan tetap menguasai kehidupan. Kita semakin tahu banyak hal, tetapi semakin sulit memahami diri sendiri.
Di media sosial, manusia bertengkar tentang identitas. Di dunia politik, kekuasaan diperebutkan seperti harta abadi. Agama dijadikan tembok pemisah. Alam diperlakukan sebagai benda mati untuk dikuasai. Di balik semua itu, ada satu kekeliruan mendasar, yakni keyakinan, bahwa segala sesuatu memiliki keberadaan yang tetap dan terpisah. Lanjutkan membaca Nagarjuna, Fisika Kuantum dan Dunia Manusia



















