Publikasi Terbaru: Apakah Kita Bebas?

Just freedom by Helena Georgiou on 500px | Freedom pictures, Surreal art,  Art picturesRefleksi terhadap Penelitian-penelitian Neurosains

Tentang Otak dan Kebebasan

Oleh Reza A.A Wattimena

Diterbitkan di

Diterbitkan di The Ary Suta Center Series on Strategic Management Juli 2021, VOlume 54

Tulisan ini hendak memahami kebebasan manusia dari sudut pandang neurosains dan filsafat. Beberapa pendekatan di dalam neurosains tentang kebebasan akan dijabarkan. Lalu, beberapa refleksi filosofis atas tema itu akan diberikan. Kebebasan, pada titik ini, dipahami sebagai kompleksitas yang melahirkan ketidakpastian dari tindakan manusia. Kebebasan dipandang sebagai ketaktertebakan dari tindakan manusia sebagai hasil dari kompleksitas sistem saraf dan otaknya. Tulisan ini mengacu pada kerangka penelitian yang dikembangkan oleh David Eagleman dan penelitian-penelitian yang sebelumnya telah dilakukan oleh penulis (Reza A.A Wattimena).

Artikel Lengkap di Jurnal Reza, Otak dan Kebebasan

Publikasi Terbaru: Otak dan Kenyataan, Kajian Filsafat dan Neurosains

Reality in a dream – Ronald Kurniawan | Art, Weird art, Artwork

Oleh Reza A.A Wattimena

Diterbitkan di The Ary Suta Center Series on Strategic Management, April 2021, Volume 53

Otak merupakan salah satu organ terpenting di dalam tubuh manusia. Ia mengatur berbagai informasi yang diterima dari panca indera melalui jaringan saraf. Ia menyimpan ingatan, sekaligus melakukan koordinasi semua fungsi indera. Ia terkait erat dengan identitas pribadi seseorang. Bahkan, seperti akan diurai di dalam tulisan ini, otak menciptakan kenyataan sebagaimana dipahami oleh manusia.

Kenyataan pun tidak sejelas yang kita kira. Setiap orang, dan bahkan setiap mahluk, memiliki bentuk kenyataannya sendiri. Ini amat tergantung dari panca indera dan struktur otak yang mereka punya. Sampai sekarang, kenyataan pada dirinya sendiri masih menjadi pertanyaan ilmiah yang belum terjawab. Immanuel Kant, pemikir Jerman, sudah menyatakan dengan tegas, bahwa manusia tak akan bisa mengetahui kenyataan pada dirinya sendiri.

Versi lengkap klik disini Jurnal Reza, Otak dan Kenyataan

Gambar dari Julieta Mantovani

Publikasi Terbaru: Otak dan Identitas, Kajian Filsafat dan Neurosains

Making Heads Turn -
Photographs Courtesy EMnXW

Oleh Reza A.A Wattimena

Diterbitkan di

The Ary Suta Center Series on Strategic Management

Januari 2021 Volume 52

Tubuh manusia adalah benda yang kompleks. Ia memiliki berbagai sistem yang saling terkait satu sama lain. Namun, ada satu organ yang memiliki peran istimewa. Organ itu adalah otak. Perannya amat penting, yakni melakukan koordinasi fungsi dengan seluruh sistem lainnya di dalam tubuh, sekaligus sebagai gudang ingatan.

            Karena terkait dengan ingatan, otak juga membentuk identitas, atau jati diri, manusia. Ego adalah ciptaan dari ingatan. Tanpa ingatan, tubuh manusia, sekaligus identitas, mengalir tanpa henti di sungai perubahan. Ingatan yang membuat manusia menjadi seorang pribadi. Bagaimana memahami kaitan antara otak, ingatan dan identitas pada diri manusia ini?

Versi lengkap klik disini Jurnal Reza, Otak dan Identitas