Tulisan ini,.. Mungkin Akan Menyelamatkan Hidup Anda

Surreal still life painting with horse. Vase with water. Animal. - All my  world inside Painting by Nastya Parfilo | Saatchi Art
Nastya Parfilo

Oleh Reza A.A Wattimena

Pikiran memang ajaib. Di tengah keindahan, ia bisa menghadirkan derita neraka, misalnya melalui kenangan masa lalu yang kelam. Di tengah pedihnya nestapa, ia bisa menghadirkan kegembiraan, misalnya dengan harapan ke depan yang lebih cerah. Segalanya, kiranya, dibentuk dari pikiran.

Dari hal kecil, pikiran bisa menghadirkan hal-hal besar yang tak sungguh ada. Dari hal besar, pikiran bisa mengerdilkannya. Satu cacat seolah bisa mengakhiri segalanya, karena pikiran yang bergerak berlebih. Hidup bisa berakhir, karena pikiran yang terus menyiksa batin. Lanjutkan membaca Tulisan ini,.. Mungkin Akan Menyelamatkan Hidup Anda

Zen dan Seni Bersih-bersih Rumah

Image result for cleaning

Oleh Reza A.A Wattimena

Saya harus mengakui, pendidikan masa kecil saya tidak bagus. Di rumah, kami punya dua pembantu. Padahal, kami hanya dua bersaudara. Alhasil, kami hidup seperti layaknya putri dan pangeran.

Semua hal dilayani. Rumah dibersihkan. Makan dimasak pembantu. Bahkan, sampai akhir sekolah dasar, saya masih dimandikan pembantu. Memalukan. Lanjutkan membaca Zen dan Seni Bersih-bersih Rumah

Pikiran dan Pembebasan

Alessandro Tognin

Oleh Reza A.A Wattimena

Pikiran itu amat perkasa. Ia bisa membuat surga terasa seperti neraka, dan neraka terasa seperti surga. Begitulah kata John Milton. Pikiran bisa membuat rumah nyaman terasa seperti penyiksaan. Ia bisa membuat gubuk sederhana terasa seperti istana yang membahagiakan.

Para pemikir sepanjang sejarah sudah lama sadar, bahwa pikiran manusia yang membentuk dunia. Warna dan bentuk tidak ada di dalam kenyataan. Keduanya adalah ciptaan dari pikiran manusia. Jika anda mengira, bahwa apa yang anda lihat adalah nyata, maka anda sudah tertipu oleh pikiran anda sendiri. Lanjutkan membaca Pikiran dan Pembebasan

Dan Setelahnya…

Mobil Art School

Oleh Reza A.A Wattimena

Jakarta, 4 Agustus 2019, rumah kami mengalami mati lampu selama kurang lebih 11 jam. Tidak hanya lampu, jaringan telepon selular pun mati. Alhasil, selama 11 jam, saya memiliki waktu hening, dan berada bersama keluarga maupun tetangga sekitar. Mungkin itu salah satu titik terangnya.

Ketika tercabut dari semua teknologi, saya teringat percakapan dengan seorang sahabat. “Coba donk menulis soal move on,” begitu katanya. Itu ide yang menarik untuk saya. Bagaimana kita bisa tetap hidup dalam kejernihan, setelah mengalami peristiwa traumatis, seperti kematian anggota keluarga, putus hubungan ataupun kegagalan-kegagalan lainnya dalam hidup? Lanjutkan membaca Dan Setelahnya…

Berani Berpikir Sendiri… dan Setelahnya

Fractal Enlightenment

Oleh Reza A.A Wattimena

            Immanuel Kant, salah satu pemikir Eropa terbesar, menulis sebuah buku pendek pada akhir tahun 1784 di Prussia. Judulnya adalah Beantwortung der Frage: Was ist Aufklärung? Dalam bahasa Indonesia: Jawaban atas Pertanyaan, Apa itu Pencerahan? Ada satu paragraf penting yang kiranya perlu saya tulis disini.   

            “Pencerahan adalah keluarnya manusia dari ketidakdewasaan yang dibuatnya sendiri. Ketidakdewasaan adalah ketidakmampuan untuk menggunakan akal budi, tanpa pengarahan dari orang lain. Ketidakdewasaan ini dibuat oleh dirinya sendiri, karena sebabnya bukanlah kurangnya akal budi itu sendiri, melainkan karena kurangnya keberanian untuk berpikir tanpa pengarahan dari orang lain. Sapere Aude! Beranilah berpikir berpikir sendiri! Itulah semboyan dari Pencerahan.” (Kant, 1784) Lanjutkan membaca Berani Berpikir Sendiri… dan Setelahnya

Berkah itu Kini Menjadi Kutuk

camilladerrico.deviantart

Oleh Reza A.A Wattimena

Manusia. Mungkin salah satu mahluk paling unik di jagad ini. Kekuatan fisiknya lemah. Namun, berkat kerja sama dan kekuatan pikirannya, ia bisa menjadi begitu perkasa di planet bernama bumi ini.

Pikiran Manusia

Pikirannya begitu kompleks. Ia bisa mengingat apa yang sudah berlalu. Ia juga bisa membayangkan apa yang belum ada. Dengan pikirannya, ia bisa mendirikan organisasi yang mengubah wajah dunia. Lanjutkan membaca Berkah itu Kini Menjadi Kutuk

Jangan Mengejar Bayangan

Craig Cree Stone

Oleh Reza A.A Wattimena

Peneliti, Tinggal di Jakarta

Apakah anda tahu salah satu lagu dari Anggun C. Sasmi yang berjudul Bayang-bayang Ilusi? Begini bunyi liriknya, “Haruskah ku hidup dalam angan anggan. Meregu ribuan impian. Haruskah ku lari dan terus berlari. Kejar bayang-bayang ilusi. Bayangan ilusi. Hanya fantasi. Bayangan ilusi.”

Lagu ini pernah menjadi hits di Indonesia pada awal tahun 1990-an lalu. Saya tergoda untuk menanggapi pertanyaan di lagu tersebut. Haruskah kita hidup dalam angan-angan dan bayangan ilusi? Jawabannya jelas: tidak. Lanjutkan membaca Jangan Mengejar Bayangan

Bagaikan Tidur Sambil Berjalan

Jake Baddeley

Oleh Reza A.A Wattimena

Peneliti, Tinggal di Jakarta

Saya sedang membaca buku. Tiba-tiba, saya teringat, bahwa saya belum membayar tagihan listrik. Saya pun mengambil telepon seluler untuk mentransfer uang. Ternyata, banyak pesan di media sosial yang saya punya. Akhirnya, saya hanyut di dalam media sosial tersebut.

Ketika melihat sebuah foto di media sosial, saya teringat sebuah kejadian di masa lalu. Di dalam kejadian itu, saya bersama mantan kekasih saya. Kini, kami sudah berpisah. Saya pun bertanya-tanya tentang kabarnya.

Tiba-tiba, terdengar suara tukang nasi goreng lewat. Perut tiba-tiba terasa lapar, padahal saya sudah makan. Konsep nasi goreng kini memenuhi pikiran saya. Tapi tunggu dulu, saya kan sedang diet?!

Apakah anda pernah mengalami hal tersebut? Pikiran melompat dari satu hal ke hal lainnya, tanpa jarak dan tanpa sadar. Satu hal belum selesai, hal lain sudah berdatangan. Tenang saja, anda tak sendiri. Saya, dan milyaran orang lainnya, juga sering mengalaminya. Lanjutkan membaca Bagaikan Tidur Sambil Berjalan

Tubuh, Pikiran dan Kehidupan

Ryohei Hase

Oleh Reza A.A Wattimena

Peneliti Lintas Ilmu, Tinggal di Jakarta 

Apa teknologi yang paling canggih di muka bumi ini? Sebagian orang akan bilang, pesawatlah teknologi tercanggih di dunia ini, apalagi pesawat luar angkasa. Namun, jika dipikirkan lebih dalam, ada satu teknologi lagi yang lebih canggih dari pesawat luar angkasa. Jawabannya mungkin tak terduga, yakni tubuh manusia.

Tubuh, Pikiran dan Emosi

Tubuh manusia memiliki beragam mekanisme yang amat kompleks. Sistem pencernaan berjalan harmonis dengan sistem pernafasan, sekaligus sistem saraf. Semuanya saling terhubung dan mendukung satu sama lain. Tubuh manusia juga mampu secara alami mengubah semua jenis makanan menjadi bagian dari dirinya. Lanjutkan membaca Tubuh, Pikiran dan Kehidupan

Pikiran dan Pencerahan

salvador-dali-surrealism-5
artist.com

Oleh Reza A.A Wattimena

Saya punya bayangan untuk membuat lemari. Warnanya coklat tua, dan ada tiga pintu. Di salah satu pintu, ada cermin, supaya saya bisa menyisir di depannya di pagi hari. Lalu, saya mencari tukang yang bisa membantu saya mengubah bayangan tersebut menjadi kenyataan. Lemari coklat tua tiga pintu dimulai dari secercah ide di kepala saya.

Pikiran

Di dalam pikiran saya, ada berbagai benih kenyataan. Ada bayangan-bayangan yang bisa menjadi kenyataan, asal saya berani bertindak untuk mewujudkannya. Ini rupanya sejalan dengan ajaran filosofis yang usianya sudah ribuan tahun, bahwa pikiran adalah sumber dari segalanya. Materi, yang kita bayangkan sebagai sesuatu yang mandiri dari pikiran, pun sebenarnya adalah bentukan pikiran juga. Lanjutkan membaca Pikiran dan Pencerahan