Dunia Pasca Fakta

Oleh Reza A.A Wattimena

Dosen Hubungan Internasional, Universitas Presiden, Cikarang dan Peneliti di President Center for International Studies (PRECIS)

Dunia memang terus berubah. Kadang, perubahannya begitu cepat, sampai tak masuk akal lagi. Di tahun 2016 lalu, kata masyarakat pasca fakta (postfaktische Gesellschaft) menjadi kata tahun ini di Jerman. Di tahun 2017 ini, yang mengalami keadaan “pasca fakta” bukan hanya masyarakat Jerman, tetapi juga dunia.

Di dalam dunia pasca fakta (postfaktische Welt), kebenaran tak lagi penting. Yang dicari adalah kehebohan sesaat. Politisi bisa memenangkan pemilu bukan karena ia berpijak pada nilai-nilai kebenaran, melainkan karena ia mampu menghibur massa dengan kebohongan dan kehebohan yang dangkal. Orang bisa menjadi pemimpin organisasi, bukan karena ia mampu memimpin dengan prinsip-prinsip yang benar, melainkan karena ia mampu berkelit dalam kebohongan dan tipu daya, sehingga mempesona penguasa. Lanjutkan membaca Dunia Pasca Fakta

Iklan

Buku Terbaru: Manajer/Filsuf, Mengelola Bisnis dan Dunia dengan Sudut Pandang Filsafati

Manajer/Filsuf, Mengelola Bisnis dan Dunia dengan Sudut Pandang Filsafati 

Oleh Reza A.A Wattimena

Dosen Hubungan Internasional, Universitas Presiden, Cikarang

Buku ini tidak hanya mengupas etika bisnis, yakni diskusi kritis tentang baik dan buruk di dalam praktik bisnis, tetapi juga menyentuh inti dari praktik bisnis itu sendiri. Ia tidak hanya membahas beragam dimensi di dalam praktik manajemen bisnis, tetapi juga mengajukan arah untuk perkembangan bisnis dalam kaitannya dengan keadaan politik dan bisnis global yang lebih luas.

Buku ini saya tujukan kepada peminat pengembangan ilmu manajemen maupun praktisi manajemen, khususnya manajemen organisasi bisnis, sekaligus pemerhati masalah-masalah politik dan bisnis global. Buku ini juga ditujukan untuk para peminat filsafat, terutama filsafat sosial yang berupaya memahami dasar-dasar dari kehidupan bersama manusia. Selamat membaca dan semoga tercerahkan.

Bisa didapatkan di Penerbit Ledalero

PENERBIT LEDALERO – STFK Ledalero – Maumere, Flores – NTT Telp./Fax: 0382 2426535, email: ledalero02@gmail.com, ledaleropublisher@yahoo.com

atau di toko buku terdekat

 

Dunia dan Kepalsuan

pinterest
pinterest

Oleh Reza A.A Wattimena

Ada yang palsu dari debat Pilkada Jakarta 2017. Beberapa calon tampak sekedar mengatakan hal-hal luhur, tanpa sungguh memahami apa maknanya.

Mulut manis dibarengi dandanan mewah. Namun, itu tak mampu menutupi bau kepalsuan yang keluar dari suara dan gerak tubuh.

Kepalsuan lahir dari ketidakjujuran dan ketidaktulusan. Yang satu dititipi pesanan pihak lain, sementara yang lain tampak sakit hati, karena tak lagi diberi kedudukan politis yang tinggi.

Beberapa berkampanye dengan berita-berita fitnah. Masyarakat kita pun semakin muak dengan fitnah bertubi-tubi. Lanjutkan membaca Dunia dan Kepalsuan

Dunia yang Galau

3245448002b2cb6a848e6f3b9b360d54
Pinterest

Oleh Reza A.A Wattimena

Kita, rupanya, hidup di dunia yang galau. Orang-orang di dalam dunia ini selalu dalam gerak cepat. Mereka merasakan kegalauan di hati mereka. Mereka selalu ingin mencapai sesuatu di luar diri mereka, dan selalu ingin mengubah, atau memperbaiki sesuatu. Apakah anda merasakan hal yang sama?

Ketidaktenangan dunia, die Unruhe der Welt, begitulah judul buku dari Ralf Konersmann, filsuf asal Jerman, pada 2015 lalu. Apakah rasa galau dan tidak tenang ini sesuatu yang secara alamiah ada di dalam diri manusia? Ataukah peradaban dan lingkungan sosial mengubah kita menjadi mahluk-mahluk yang galau, yang selalu merasa harus mengejar sesuatu di luar diri kita? Inilah yang menjadi pertanyaan dasar Konersmann. Lanjutkan membaca Dunia yang Galau

Antara Kita dan Dunia

tumblr.com
tumblr.com

Oleh Reza A.A Wattimena

Dosen di Fakultas Filsafat Unika Widya Mandala Surabaya, sedang di München, Jerman

Awal 2014, masyarakat Ukraina sedang mengalami krisis politik. Demonstrasi besar berakhir dengan kekerasan yang terus berkelanjutan. Oposisi, yang mendapat dukungan besar dari rakyat Ukraina, menuntut pemilihan umum ulang. Mereka minta Presiden Viktor Yanukovych untuk turun dari jabatan presiden.

Ketegangan di Turki juga belum berakhir. Perlawanan terhadap pemimpin Turki sekarang, Reccep Tayyib Erdogan, terus berlangsung. Rakyat Turki merasa hidup di dalam pemerintahan totaliter yang menggunakan agama sebagai pembenarannya. Kebebasan diri masyarakat semakin terinjak oleh aturan-aturan yang, menurut mereka, tidak masuk akal.

Di Mesir, ketegangan juga masih belum mereda. Rakyat Mesir sedang mencari bentuk tata politik untuk masa depan mereka. Mereka ingin keluar dari tirani militer maupun agama, yang mencekik kemanusiaan mereka. Sampai kini, tegangan politik masih terus berlangsung. Banyak orang ditahan paksa, dan belum menemukan keadilan, sampai sekarang. Lanjutkan membaca Antara Kita dan Dunia