Publikasi Terbaru: Agama dan Kekuasaan, Tinjauan Transkeilmuan dan Kritik Ideologi

Oleh Reza A.A Wattimena

Agama adalah salah satu ajaran pengikat manusia. Orang-orang dengan berbagai latar belakang, cara berpikir dan pola perilaku bisa hidup di bawah payung ajaran yang sama, berkat adanya agama. Agama menawarkan tata nilai yang bisa membawa orang pada kehidupan yang paripurna. Agama juga menawarkan harapan, ketika penderitaan hidup dan kematian akan datang berkunjung. Di tengah hidup yang semakin tidak pasti, akibat keadaan politik dan ekonomi dunia yang terus bergejolak, agama menjadi pegangan banyak orang.

Di satu sisi, agama juga adalah sebentuk kekuasaan. Ia mengatur hidup banyak orang di dalam payung ajarannya. Di sisi lain, terutama di abad 21, agama menjadi alat kekuasaan untuk mengumpulkan massa. Ajaran-ajaran agama dipelintir sedemikian rupa, sehingga ia membenarkan aliran politik tertentu. Bahkan, korupsi dan penipuan masyarakat pun seringkali mencari pembenaran dari agama, supaya ia tidak ditinggalkan masyarakat luas. Lanjutkan membaca Publikasi Terbaru: Agama dan Kekuasaan, Tinjauan Transkeilmuan dan Kritik Ideologi

Iklan

“Hantu”: Demistifikasi, Proyeksi dan Anomali

Jeremy Ian Harvey

Oleh Reza A.A Wattimena

Artikel untuk Diskusi Rabuan, Rabu 17 Juli 2019

Lebih dari dua ratus tahun lalu, Karl Marx, salah satu pemikir politik terbesar sepanjang sejarah, menulis, „Ada hantu bergentayangan di Eropa. Hantu itu bernama komunisme.“ Marx menggambarkan perubahan besar pada abad 18 dan 19 yang menerjang Eropa. Kerajaan-kerajaan absolut tumbang oleh revolusi berdarah. Sistem sosial, dan bahkan budaya Eropa sebagai keseluruhan, mengalami perubahan mendasar yang mencengangkan.

Kata „hantu“ yang digunakan Marx amat menarik untuk saya. Kata itu melambangkan hadirnya sesuatu yang mengerikan. Ada sesuatu yang tak terjelaskan mengancam cara hidup Eropa pada masanya. Lanjutkan membaca “Hantu”: Demistifikasi, Proyeksi dan Anomali