Indonesia yang Timpang

Creative Resistance

Oleh Reza A.A Wattimena

Di Indonesia, kita hidup di negara yang timpang. Cukup pengamatan sederhana akan membawa anda pada kesimpulan tersebut. Ketimpangan mewujud secara nyata dalam hidup sehari-hari, mulai dari perilaku menggunakan kendaraan sampai dengan kebijakan presidensial. Ketimpangan tersebut juga memiliki dampak amat luas yang merusak.

Ketimpangan juga bukan merupakan masalah Indonesia semata, tetapi juga masalah dunia. Sharan Burrow, aktivis asal AS, menegaskan, bahwa “ketimpangan menghancurkan penghidupan seseorang, menghancurkan martabat diri dan keluarga dan memecah belah komunitas.” Hal serupa dikatakan oleh Nelson Mandela, mantan Presiden Afrika Selatan. “Selama kemiskinan, ketidakadilan dan ketimpangan besar ada di dalam dunia kita, maka kita tidak akan pernah bisa sungguh tenang dan beristirahat.” Lanjutkan membaca Indonesia yang Timpang

Iklan

Tentang “Ketololan”

Louis Boshoff

Oleh Reza A.A Wattimena

Apakah anda tahu George Carlin, seorang komedian terkenal asal Amerika Serikat? Jika belum, coba cari tahu. Gaya komedinya tidak hanya lucu, tetapi juga amat sangat mendidik. Saya teringat satu perkataannya, “Jangan remehkan kekuatan orang-orang tolol dalam jumlah besar.”

Satu orang tolol saja sudah menyusahkan banyak orang. Apalagi, jika orang-orang tolol itu berkumpul, dan menyuarakan ketololannya? Itu pasti menjadi bencana besar. Walaupun begitu, kita perlu tahu terlebih dahulu, apa itu tolol? Lanjutkan membaca Tentang “Ketololan”