Membongkar Jeroan “Gerombolan”

The Austin Chronicle

Oleh Reza A.A Wattimena

Di Indonesia, kebenaran rupanya kerap tunduk pada tekanan gerombolan. Jika banyak orang berkumpul menuntut sesuatu, biasanya akan dituruti, walaupun itu bertentangan dengan akal sehat. Beragam kasus bisa dideret, mulai dari ketidakadilan yang menimpa Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) pada 2017 lalu, sampai tekanan para supir ojol terhadap petugas keamanan salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. Mengapa gerombolan bisa mendikte kebijakan?

Di abad 21 ini, gerombolan bisa dibagi menjadi dua. Yang pertama adalah gerombolan nyata. Ini adalah gerombolan orang yang berdemo di jalan menuntut sesuatu. Gerombolan ini dapat dengan mudah dilihat dengan mata. Lanjutkan membaca Membongkar Jeroan “Gerombolan”

Iklan

Cyborg dan Biopolitik (Antara Jürgen Habermas, Yuval Harari dan Thomas Lemke)

Fiveprime

Oleh Reza A.A Wattimena

Peneliti Lintas Ilmu, Tinggal di Jakarta

Kita hidup di dunia para cyborg. Cyborg adalah manusia yang bergabung dengan mesin, guna menjalani hidup kesehariannya. Di berbagai tempat, kita melihat para cyborg bergerak menjalani hidupnya. Sebagian besar mereka tak sadar, bahwa mereka telah menjadi cyborg.

Mesin, dalam arti ini, bisa berupa kaca mata, alat kesehatan sampai dengan ponsel cerdas yang kini tak lagi bisa terpisah dari hidup manusia di abad 21. Tanpa alat-alat canggih ini, para cyborg tak bisa hidup. Mereka cacat dan ketergantungan pada teknologi. Sebagian dari diri mereka sudah menjadi robot. Lanjutkan membaca Cyborg dan Biopolitik (Antara Jürgen Habermas, Yuval Harari dan Thomas Lemke)