Katrok

ThoughtCo

Oleh Reza A.A Wattimena

Kita memang hidup di jaman katrok. Dalam arti ini, katrok menggambarkan sikap tidak mau belajar, sehingga ketinggalan jaman. Orang yang katrok akan terus ketinggalan kereta perubahan. Negara yang katrok juga akan terus ketinggalan kereta peradaban.

Bangsa Katrok

Dalam hal politik, sikap katrok dengan amat mudah ditemukan. Identitas primordial dimainkan untuk mendulang suara dan membohongi rakyat. Politik bukannya memberikan pendidikan, tetapi justru pembodohan. Politik katrok menjauh dari cita-cita masyarakat demokratis modern yang adil dan beradab, dan kembali menampilkan kebohongan, serta sikap-sikap primitif yang merusak. Lanjutkan membaca Katrok

Iklan

Agama, Kemiskinan dan Politik Kekuasaan

Evening Standard

Oleh Reza A.A Wattimena

Peneliti, Tinggal di Jakarta

Seorang teman bertanya, mengapa orang Indonesia begitu fanatik dengan agamanya? Ia berasal dari negara yang tak peduli pada agama. Maka dari itu, ia heran, mengapa orang Indonesia sangat gandrung dengan agama. Saya terdiam di hadapan pertanyaan tersebut.

Saya mulai berpikir soal asal muasal agama. Mengapa agama ada? Mengapa ia bisa begitu tersebar di berbagai belahan dunia? Lanjutkan membaca Agama, Kemiskinan dan Politik Kekuasaan