Ketidaktahuan yang Agung

35 Creative Surreal Photo Manipulations | Cuded | Surreal photo  manipulation, Surreal photos, Surreal artOleh Reza A.A Wattimena

Di dunia filsafat, ini sudah menjadi kisah klasik. Di masa Yunani Kuno, di kota Athena, Sokrates dianggap sebagai manusia yang paling bijaksana. Alasannya unik. Ia adalah manusia paling bijak, karena ia sadar, bahwa ia tidak tahu apa-apa.

Tak banyak penjelasan yang diberikan. Banyak tafsiran atas kisah tersebut. Salah satu yang paling berpengaruh adalah tafsiran, bahwa Sokrates amat menyadari keterbatasan dari akal budi manusia. Kita tak pernah bisa sungguh paham akan apapun yang ada di dunia ini. Lanjutkan membaca Ketidaktahuan yang Agung

Zen untuk Para Teroris Bernapaskan Agama

1000+ images about Strange Art on Pinterest | Vladimir kush, An eye and  Surrealism art | Street art love, Weird art, ArtOleh Reza A.A Wattimena

Abad 21 dipenuhi dengan aksi terorisme di berbagai tempat. Indonesia juga sudah cukup sering mengalaminya. Aksi teror adalah aksi kekerasan untuk menyebarkan rasa takut dan perpecahan di dalam masyarakat. Kerusakan dan derita yang diciptakannya amatlah besar.

Agama juga kerap menjadi dasarnya. Berulang kali Presiden Jokowi berusaha menyangkalnya. Namun, data dan fakta tak bisa diabaikan. Pemahaman agama yang sempit dan sesat kerap menjadi dasar bagi aksi teror di abad 21, termasuk di Indonesia. Lanjutkan membaca Zen untuk Para Teroris Bernapaskan Agama

Nalar Kritis Beragama

Religion, paintings gallery, Art of Mark Bryan

Oleh Reza A.A Wattimena

Penulis buku Untuk Semua yang Beragama: Agama dan Pelukan Filsafat, Politik dan Spiritualitas (2020)

2021, ada sekitar 5 miliar orang yang beragama di seluruh dunia. Mereka adalah penganut agama-agama dunia, seperti Kristen dan Buddha, maupun agama-agama lokal, seperti Rastafari dan Neo-Paganisme. Sekitar 2 miliar orang memutuskan untuk tidak beragama. Sampai awal 2021, kelompok tak beragama ini mengalami perkembangan paling pesat.

Di dalam sejarah, agama lahir dengan dua tujuan. Yang pertama membawa manusia dekat pada penciptanya. Namanya beragam, mulai dari Tuhan, Dewa sampai dengan Yahwe. Ini amat tergantung pada budaya setempat, dimana agama itu lahir. Yang kedua adalah memberikan tatanan bagi hidup manusia di tengah segala ketidakpastian hidup, mulai dari bencana sampai dengan ketakutan menghadapi kematian. Lanjutkan membaca Nalar Kritis Beragama