
Oleh Reza A.A Wattimena
Pesta demokrasi, atau pemilihan umum, terbesar sudah dekat. Seperti layaknya pesta, ia bukanlah yang utama. Justru demokrasi yang sebenarnya dilaksanakan di antara masa-masa pemilihan umum semacam ini. Inilah yang kiranya terlupakan.
Demokrasi adalah kontrak sosial Indonesia. Ia tak bisa diubah sembarangan ke arah sistem politik lain. Upaya melakukan perubahan hanya akan membawa konflik berkepanjangan, karena mengkhianati kontrak sosial yang mengikat ribuan suku, ras dan agama ke dalam satu ikatan politik. Jika ini terjadi, perpecahan adalah buahnya, dan Indonesia pun hanya akan menjadi kenangan. Lanjutkan membaca Demokrasi “Dari, Oleh dan Untuk” Indonesia, Sebuah Pertimbangan



















