Menimbang Irasionalitas

Pinterest

Oleh Reza A.A Wattimena

Indonesia. 2019. Irasionalitas menjadi raja. Indonesia terbelah di antara dua kubu calon presiden. Permusuhan terasa di udara, baik di dunia nyata maupun dunia maya. Keluarga dan pertemanan terpecah, karena perbedaan pilihan politik. Ini ditambah dengan mutu yang amat rendah dari salah satu calon presiden dan wakil presiden yang penuh dengan korupsi, kolusi, nepotisme, kriminalitas dan kerakusan.

Indonesia. 2019. Kesenjangan ekonomi ikut menambah irasionalitas yang terjadi. Pemukiman kumuh bersandingan dengan pemukiman kaya. Gerobak busuk bersandingan dengan mobil mewah. Saya masih heran, mengapa orang miskin, yang jumlahnya ratusan juta itu, tidak merampas kekayaan orang-orang kaya yang rakus dan korup? Lanjutkan membaca Menimbang Irasionalitas

Iklan

Posmodernisme, Irasionalitas dan Keadaan Dunia Saat Ini

Nicoletta Ceccoli

Oleh Reza A.A Wattimena

Dosen Hubungan Internasional, Universitas Presiden, Cikarang

Darimana datangnya irasionalitas kita saat ini? Orang-orang berpikiran sempit menggalang kekuatan, dan memaksakan kehendak mereka ke ranah politik. Ujaran rasis dan diskriminatif bertebaran di ruang publik kita di Indonesia. Relativisme dan anarkisme menjadi gaya hidup baru yang dianggap keren dan bermutu.

Di tingkat internasional, hal-hal serupa juga terjadi. Satu-satunya negara adidaya memilih pimpinan yang kontroversial, dan banyak mengejutkan dunia dengan sumpah serapahnya. Pandangan sempit dan fasis memperoleh dukungan di berbagai negara. Seolah semakin bodoh dan sempit cara berpikir seseorang, semakin laku dia di pasar politik dan ekonomi yang juga terdiri dari orang-orang irasional. Lanjutkan membaca Posmodernisme, Irasionalitas dan Keadaan Dunia Saat Ini