Oleh Dhimas Anugrah
Pendiri Lingkar Filsafat (Circles) Indonesia, sebuah komunitas pembelajar di bidang budaya, filsafat, dan sains. Studi di Oxford Center for Religion and Public Life, Inggris.
Penderitaan tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Pepatah India Kuno mengatakan, “Sebelum kita dapat melihat arah dengan benar, kita harus terlebih dahulu meneteskan air mata untuk membersihkan jalan.” Artinya, ada perjuangan yang tidak selalu mudah untuk mencapai tujuan hidup setiap insan. Ada tantangan penderitaan yang perlu diatasi. Ia melingkupi dan mewarnai hayat setiap orang. Tidak ada orang yang mau menderita, tetapi realitas hidup tidak selalu seperti yang diharapkan. Penderitaan secara lugas menemani setiap manusia yang terlahir ke dunia, sehingga mau tidak mau, kita hanya bisa menerima kenyataan bahwa hidup di dunia ini memiliki warna yang khas: penderitaan. Lanjutkan membaca Bukan Filsafat Penderitaan

Webinar bersama Forum Kader Pemikir Islam Indonesia dan Lembaga Studi Agama dan Filsafat
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Ingatan Kolektif dibalik Konflik Rusia dan Ukraina 2022
Oleh Reza A.A Wattimena
*Caknurian Urban Sufism With Komaruddin Hidayat Part 47 :Yesus Lintas Peradaban*
Oleh Reza A.A Wattimena

Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Johannes Supriyono
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena 