
Oleh Reza A.A Wattimena
Bagaimana mungkin seorang hakim ditangkap (Kompas, 2 Juli 2011)? Bukankah ia sosok tertinggi penjaga hukum (dan keadilan) di suatu masyarakat? Bagaimana mungkin sosok tertinggi penegak hukum justru menjadi pelanggar hukum? Bukankah dampak moral dan sosialnya akan lebih parah untuk masyarakat kita? Pasti ada yang salah dengan cara berpikirnya.
Peristiwa di Desa Gadel masih menjadi perhatian saya. Bagaimana mungkin institusi pendidikan (sekolah) meminta siswanya menyontek? Bukankah tindakan itu jelas bertentangan dengan alasan keberadaan institusi pendidikan itu sendiri? Sekali lagi; ada yang salah dengan cara berpikirnya. Lanjutkan membaca Cara Berpikir Kita



















