Wabah Kesempitan Berpikir

Rene Schute | Surreal art, Learned helplessness, Surrealism
Rene Schute

Oleh Reza A.A Wattimena

Masalah terbesar di dunia kita sekarang ini bukanlah pandemik. Juga bukan korupsi, atau kesenjangan sosial global, ataupun kerusakan lingkungan. Yang menjadi akar dari semua masalah tersebut adalah kesempitan berpikir. Semua masalah lainnya berakar ke satu masalah tersebut.

Pandemik tercipta dan menyebar, karena kesempitan berpikir sekelompok orang di Cina. Korupsi dan kesenjangan sosial global terjadi, karena kesempitan berpikir sekelompok orang yang rakus dan tak beradab. Diskriminasi, radikalisme dan terorisme terjadi, juga karena kesempitan berpikir. Hal yang sama terjadi dalam soal kerusakan lingkungan. Lanjutkan membaca Wabah Kesempitan Berpikir

Aku Berpikir, Maka Aku… Menderita

mind_tripOleh Reza A.A Wattimena

Dosen di Unika Widya Mandala Surabaya, Doktor Filsafat dari Universitas Filsafat Muenchen, Jerman

Sejak kecil, kita diajar untuk menjadi pintar. Kita diajar untuk melatih pikiran kita, sehingga menjadi pintar. Dengan kepintaran tersebut, kita dianggap bisa hidup dengan baik di kemudian hari. Kita juga bisa menolong orang lain dengan kepintaran yang kita punya.

Hal ini bukan tanpa alasan. Dengan pikiran, manusia menciptakan filsafat. Dari filsafat kemudian berkembanglah beragam cabang ilmu pengetahuan, seperti kita kenal sekarang ini. Dari situ lahirlah teknologi yang kita gunakan sehari-hari. Lanjutkan membaca Aku Berpikir, Maka Aku… Menderita