“Mengapa”, “Apa” dan “Bagaimana”?

artyfactory.com
artyfactory.com

Dialektika Pembuatan Keputusan

Oleh Reza A.A Wattimena

Hidup kita diisi dengan berbagai pilihan. Beberapa pilihan bernilai amat penting. Ia menentukan arah hidup kita selanjutnya. Beberapa pilihan lain memberikan dampak besar bagi kehidupan orang banyak.

Di balik pilihan, ada satu kata sakral, yakni kebebasan. Memang, ia kerap kali terselip dibalik untaian hal dan peristiwa. Namun, sesungguhnya, ia tak pernah hilang. Kita hanya perlu menengok ke dalam diri, dan menggunakannya untuk membuat pilihan. Lanjutkan membaca “Mengapa”, “Apa” dan “Bagaimana”?

Jurnal Filsafat: Slavoj Zizek dan Manusia sebagai Subyek Dialektis

Oleh Reza A.A Wattimena

Filsafat dimulai pada saat kita tidak lagi menerima

apa yang ada sebagai yang begitu saja diberikan.”

Slavoj Žižek

Abstract

What or who is human? This is one of the oldest questions in history. Philosopher and scientist from various disciplines try to answer it based on their research and theories. What is unique in Žižek approach is his effort to combine two different schools of thought as an intellectual instrument to answer this question, namely German Idealism and Jacques Lacan’s Psychoanalysis. Inspired by the philosophy of German Idealism, he argued that the essence of human is not inside his or her self, but outside, namely the symbolic order that determine their self. And inspired by Lacan, he argued that the self always embedded in the symbolic order, and constantly disrupted by the Real. In this context, we can say that human is a dialectical subject.

Kata Kunci: subyek, manusia, subyek dialektis, fantasi, the Real, tata simbolik. Lanjutkan membaca Jurnal Filsafat: Slavoj Zizek dan Manusia sebagai Subyek Dialektis

Kebetulan

Google Images

 

Oleh: Reza A.A Wattimena

Hidup kita dipenuhi kebetulan. Berbagai peristiwa terjadi tanpa diramalkan. Hal-hal tak terduga memberikan kejutan. Kita pun bertanya-tanya, apa makna suatu kejadian?

Pada level pribadi kebetulan terus terjadi. Yang kita perlukan hanyalah melihat dengan sedikit jeli. Seperti tiba-tiba hujan, tepat pada waktu kita sampai di tempat tujuan. Atau tepat mendapatkan uang, ketika kita sedang amat membutuhkan.

Hal yang sama terjadi pada level sosial. Konon revolusi seringkali tidak direncanakan. Revolusi seringkali merupakan serangkaian kebetulan. Kita pun patut mempertanyakan akurasi teori-teori yang berusaha menjelaskan perubahan. Lanjutkan membaca Kebetulan