
Oleh Sulistyowati Irianto
Peristiwa penganugerahan doctor honoris causa oleh Universitas Indonesia kepada Raja Arab Saudi adalah sebuah cermin yang menggambarkan terputusnya hubungan antara dunia akademik dan masyarakat luas, sekaligus juga peradaban global.
Apakah ini terkait dengan problem politik dan sistem pendidikan di Indonesia secara luas, yang menyebabkan universitas seperti teralienasi dari konteks kemasyarakatan? Apakah salah arah dalam dunia pendidikan kita sudah demikian kronisnya, sampai tak diketahui lagi ke mana universitas akan dibawa?
Mengherankan, UI yang menempatkan dirinya sebagai world class university justru melakukan hal yang bertentangan dengan kepedulian global terhadap isu kemanusiaan. Kecenderungan ilmu pengetahuan global saat ini makin menyatukan pandangan akan pentingnya pendekatan interdisipliner, di mana perspektif kemanusiaan yang dianut bersama di kalangan ilmuwan. Dengan demikian, terbentuklah perspektif dan sensitivitas kolektif bila bersinggungan dengan isu kemanusiaan. Lanjutkan membaca Menara Gading



















