Gilles Deleuze dalam Perspektif

http://2.bp.blogspot.com

Oleh Reza A.A Wattimena

Dosen Fakultas Filsafat, UNIKA Widya Mandala Surabaya

Gilles Deleuze, seorang filsuf yang bunuh diri pada awal November 1995 setelah menghabiskan beberapa tahun dalam siksaan sakit paru-paru, adalah seorang sosok filsuf yang menimbulkan banyak kontroversi, terutama di Perancis. Otomatis, publik Perancis pada waktu itu terdiam kaku mendengar berita tragis kematiannya.

Padahal, pemikiran Deleuze sungguh mengajarkan kita untuk menerima hidup apa adanya.[1] Ia mengajarkan supaya kita menjaga ‘kehendak untuk hidup’ di dalam diri kita. Katanya, “orang selalu menulis untuk menghadirkan sesuatu ke dalam kehidupan, untuk membebaskan kehidupan dari penjaranya.” (Deleuze, 1990). Sangat menyakitkan bahwa justru seorang filsuf, yang sangat menerima dan mencintai kehidupan, melakukan bunuh diri untuk mengakhiri hidupnya. Lanjutkan membaca Gilles Deleuze dalam Perspektif

Iklan