Sepak Bola dan Hidup Kita

tapeto.com
tapeto.com

oleh Reza A.A Wattimena

Dosen di Fakultas Filsafat Unika Widya Mandala Surabaya, sedang di München, Jerman

Dunia tampaknya memang jatuh cinta terhadap sepak bola. Beragam orang dari beragam suku dan agama di berbagai belahan dunia memainkannya dengan antusias. Bagi beberapa orang, terutama di Amerika Selatan, tidak ada hari, tanpa sepak bola. Ketika mereka mulai berhenti bermain, di hari itu juga, mereka mati.

Ungkapan ini sama sekali tidak berlebihan. Di kota-kota di Meksiko, Brazil, Kolombia dan negara-negara lainnya, seperti Ghana, Ethiopia dan Jerman, sepak bola sudah menjadi bagian penting dari hidup masyarakat. Sepak bola menjadi pusat dari hidup mereka. Ada beberapa Fans yang melihat sepak bola sebagai agama yang lebih masuk akal dan menyenangkan, dibandingkan dengan agama-agama yang sudah ada sebelumnya.

Kultur dan Masyarakat

Nils Havemann di dalam kuliahnya dengan judul die gesellschaftliche Bedeutung des Fußballs in Deutschland menegaskan, bahwa sepak bola adalah sebuah kultur. Dalam arti ini, kultur berarti cara hidup. Sepak bola sudah begitu berkembang dan berurat akar sebagai bagian dari cara hidup banyak orang di awal abad 21 ini. Ia bagaikan udara yang dihirup banyak orang; tak terasa, namun memiliki arti yang amat penting. Lanjutkan membaca Sepak Bola dan Hidup Kita