Timeo Ergo Sum (Aku Takut, Maka Aku Ada)

When I have fears 14. Acrylic on canvas, 80 x 60 c... - TumbexOleh Reza A.A Wattimena

Di dalam sebuah wawancara oleh Deutsche Welle, Televisi Nasional Jerman, Heinz Bude, pemikir Jerman, diajukan pertanyaan yang singkat namun tajam. Apa lawan dari rasa takut? Jawabnya: Harapan. Mengapa?

Harapan, kata Bude, berpijak pada pemahaman, bahwa keadaan saat ini bukanlah keadaan terakhir. Perubahan ke arah yang lebih baik masih mungkin terjadi. Saat ini, yang mungkin merupakan saat yang menyakitkan, masih bisa dilampaui. Harapan adalah musuh terbesar dari rasa takut, begitu tegas Bude. Lanjutkan membaca Timeo Ergo Sum (Aku Takut, Maka Aku Ada)

Apa yang Harus Dilakukan, Jika Negara Memperbodoh dan Mempermiskin Rakyatnya Sendiri?

Influences of Surrealism | HiSoUR - Hi So You AreOleh Reza A.A Wattimena

Juli 2021, Indonesia di ambang bencana. Pandemik COVID 19 masih menghantui. Pemerintah membuat kebijakan-kebijakan yang salah total terkait bencana ini. Rakyat pun semakin sulit hidupnya.

Jutaan pandangan sudah diajukan. Namun, semua tampak diabaikan. Pemerintah terus mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang menyengsarakan rakyat. Dewan perwakilan rakyat pun tidak pernah sungguh mewakili kepentingan rakyat, melainkan hanya memperkaya diri sendiri dan partai semata. Negara tampak tuli pada suara dan kepentingan rakyatnya. Lanjutkan membaca Apa yang Harus Dilakukan, Jika Negara Memperbodoh dan Mempermiskin Rakyatnya Sendiri?

CERIA di Hadapan Bencana

Born to be wild" by Joerg Peter Hamann, Landscapes: Sea/Ocean, Emotions: Joy,  Painting

Oleh Reza A.A Wattimena

Bencana bukanlah hal baru di dalam hidup manusia. Bencana juga bukan hal baru bagi bumi ini.

Sebenarnya, tidak ada yang disebut bencana. Itu hanyalah konsep yang dibuat oleh manusia.

Bumi hanya bergerak dan berubah. Ia hanya mengikuti hukum-hukum alam sebagaimana adanya. Lanjutkan membaca CERIA di Hadapan Bencana