Oleh Johanes Supriyono, Antropolog, Alumnus STF Driyarkara.
Buku Urban Zen, Tawaran Kejernihan untuk Manusia Modern (2021), saya pandang sebagai bagian dari filsafat manusia yang ditawarkan oleh Reza Wattimena. Gagasan-gagasan yang ia tuangkan di dalamnya bersumber dari ajaran filsafat timur, lebih khusus ajaran Zen yang dipraktikkan oleh penulisnya. Seperti ia akui sendiri di dalam salah satu halaman di buku ini, Zen telah ia alami sebagai jalan pembebasan dari dukkha (hlm 175).
Rasanya tidak sepenuhnya tepat untuk sekadar menyebut sebagai gagasan yang seolah-olah dipungut dari tumpukan kitab atau olah pikir belaka. Pencerahan-pencerahan yang dikisahkan di buku ini berasal dari buah pencarian Reza yang menempuh jalan Zen untuk mengolah batin. Rasanya saya juga keliru jika menyebutnya sebagai gagasan. Sebab, buku ini lebih banyak menyajikan bagaimana Reza mempersepsi, memahami, mencecap, menjalani—atau jika boleh saya sebut mengolah—pengalaman dengan tradisi Zen. Lanjutkan membaca Tawaran Menjadi Manusia Bahagia dari Reza

Oleh Reza A.A Wattimena 
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena, Pendiri Rumah Filsafat
Oleh Hendar Putranto, Alumni STF Driyarkara, Dosen di Universitas Multimedia Nusantara, Kandidat Doktoral Universitas Indonesia
Oleh Dhimas Anugrah, Pendiri CIRCLES Indonesia
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena