Karya Filsafat: Zwischen kollektivem Gedächtnis, Anerkennung und Versöhnung

Karya Filsafat: Zwischen kollektivem Gedächtnis, Anerkennung und Versöhnung

Disertasi Filsafat Politik di Hochschule für Philosophie München, Philosophische Fakultät SJ München, Jerman

Penulis: Reza A.A Wattimena (Reza Alexander Antonius Wattimena) Lanjutkan membaca Karya Filsafat: Zwischen kollektivem Gedächtnis, Anerkennung und Versöhnung

Filsafat Politik sebagai Filsafat Kesadaran

dailygives.com
dailygives.com

Oleh Reza A.A Wattimena

Peneliti PhD di Munich, Jerman, Dosen di Unika Widya Mandala, Surabaya

Setelah sekitar 15 tahun mendalami filsafat politik, saya semakin sadar, bahwa filsafat politik, pada hakekatnya, adalah filsafat kesadaran. Esensi dari filsafat politik adalah filsafat kesadaran. Dua konsep ini, yakni filsafat politik dan filsafat kesadaran, tentu perlu dijelaskan terlebih dahulu. Mari kita mulai dengan arti dasar dari filsafat.

Filsafat adalah pemahaman tentang kenyataan yang diperoleh secara logis, kritis, rasional, ontologis dan sistematis. Kenyataan berarti adalah segala yang ada, mulai dari jiwa manusia, politik, ekonomi, budaya, seni sampai dengan kesadaran. Logis berarti filsafat menggunakan penalaran akal budi manusia. Filsafat bukanlah mistik yang melepaskan diri dari penalaran akal budi. Lanjutkan membaca Filsafat Politik sebagai Filsafat Kesadaran