Aristoteles dan Bentuk-bentuk Politik

http://freeyork.org
freeyork.org

Tentang Buku Politika tulisan Aristoteles

Oleh Reza A.A Wattimena

Mungkin terdengar aneh, jika kita bertanya, mengapa ada politik? Jika membaca koran, sosial media, atau berita TV setiap harinya, kita selalu dikepung oleh berita-berita seputar politik. Namun, kita tidak pernah sungguh tahu, mengapa semua itu ada. Apakah kita sungguh membutuhkan politik, termasuk kehadiran negara dan pemerintah? Jika ya, mengapa?

Jika politik, termasuk kehadiran negara dan pemerintah harus ada, maka semua itu harus ditata, supaya bisa memberikan kesejahteraan bersama untuk semua orang, tanpa kecuali. Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimana menata politik secara tepat? Apa saja bentuk-bentuk yang mungkin ada? Tema ini dibahas panjang lebar oleh Aristoteles di dalam bukunya yang berjudul Politika.

Buku Politika adalah karya Aristoteles yang ditulis sekitar tahun 340 sebelum Masehi.1 Buku ini, yang terdiri dari kurang lebih 300 halaman, dapat dianggap sebagai lanjutan dari buku Ethika Nicomacheia (lebih berfokus pada filsafat moral). Buku Politika, terlihat dari judulnya, berisi uraian Aristoteles tentang filsafat politik. Lanjutkan membaca Aristoteles dan Bentuk-bentuk Politik

Iklan

Aristoteles dan Hidup yang Bermutu

smashingmagazine.com
smashingmagazine.com

Tentang buku Ethika Nikomacheia

Oleh Reza A.A Wattimena

Sedang di München, Jerman

Di tengah pengaruh iklan dan media yang menawarkan kenikmatan hidup, sulit bagi kita untuk melihat apa yang sungguh penting dalam hidup ini. Kita pikir, kita perlu cantik, cerdas dan kaya dalam hidup. Lalu, kita pun melihat tiga hal itu sebagai tujuan utama yang harus diraih dalam hidup. Jika gagal, lalu kita merasa tak berguna.

Apakah kecerdasan, kecantikan dan kekayaan adalah tujuan tertinggi hidup manusia? Inilah pertanyaan penting yang harus kita pikirkan bersama. Ada yang bilang, Tuhan-lah yang menjadi tujuan hidup manusia. Bagi banyak orang, pendapat itu terdengar terlalu abstrak, dan tidak banyak membantu di dalam kehidupan sehari-hari.

Aristoteles di dalam bukunya yang berjudul Ethika Nikomacheia, atau Etika Nikomacheia, mencoba menjawab pertanyaan ini. Buku tersebut ditulis sekitar tahun 340 sebelum Masehi.1 Kemungkinan, Nikomacheia adalah anak dari Aristoteles. Buku ini terdiri dari 300 halaman dan dianggap sebagai salah satu karya paling penting di dalam sejarah filsafat, terutama dalam bidang etika. Argumen pertama Aristoteles adalah, bahwa setiap tindakan selalu mengarah pada tujuan tertentu, yakni yang baik itu sendiri di dalam bidang itu. Lanjutkan membaca Aristoteles dan Hidup yang Bermutu