Buku Terbaru: Mencari Ke Dalam, Zen dan Hidup yang Meditatif

Pemesanan bisa di 
Penerbit Karaniya
JL.Mangga I Blok F 15
Duri Kepa, Kebon Jeruk
Jakarta Barat 11510
Telepon: +6221 568 7957
WhatsApp: +62 813 1531 5699

Atau di Toko Buku Terdekat

Pengantar

Zen merupakan jalan untuk memahami jati diri kita yang sebenarnya. Seringkali, kita mengira, bahwa jati diri kita terkait dengan nama, agama, ras, suku bangsa dan pekerjaan. Padahal, itu semua berubah, dan tidak bisa dipahami sebagai jati diri sejati kita sebagai manusia. Di dalam jalan Zen, pertanyaan terkait dengan jati diri sejati ini dijawab tidak menggunakan nalar, melainkan dengan menggunakan pengalaman „sebelum pikiran“, atau pengalaman langsung manusia dengan kenyataan sebagaimana adanya.

Zen mengajak orang bertanya, siapa diri mereka sebenarnya. „Siapakah aku?“ „Siapa ini yang sedang bertanya?“ Ketika orang bisa menyentuh sumber dari segala pertanyaan dan pikiran yang muncul, ia sedang berjumpa dengan jati diri sejatinya. Pada titik ini, tidak ada penderitaan, dan tidak ada kebahagiaan. Yang ada hanyalah kedamaian sejati yang tidak bergantung pada hal-hal lainnya, seperti uang, kekuasaan, nama baik atau kenikmatan badani. Lanjutkan membaca Buku Terbaru: Mencari Ke Dalam, Zen dan Hidup yang Meditatif

Iklan

Mushotoku: Bertindak Tanpa Menginginkan

John Moore

Oleh Reza A.A Wattimena

Salah satu ciri utama Zen adalah Mushotoku. Ini adalah keadaan batin yang tidak mencari apapun. Orang lalu hidup tidak melekat pada keinginan ataupun benda-benda luar, dan tidak lagi sibuk mencari keuntungan untuk dirinya sendiri. Ketika titik ini dicapai, kebebasan dan kebahagiaan muncul secara alami.

Kita hidup di dunia yang penuh dengan kepentingan. Jarang ditemukan ketulusan total di dalam hubungan antar manusia. Orang membantu orang lain, karena ada maunya. Kepentingan itu bisa sangat duniawi, seperti mencari balas jasa, atau sangat surgawi, yakni supaya mendapat pahala, atau masuk surga. Lanjutkan membaca Mushotoku: Bertindak Tanpa Menginginkan