Perkembangan Sains-Teknologi dan Perubahan Budaya (Tanggapan Terhadap Peter F. Gontha)

Oleh Reza A.A Wattimena

Peneliti, Tinggal di Jakarta

Peter F. Gontha, Duta Besar RI untuk Polandia, menulis artikel dengan judul “Tanpa Sains dan Teknologi, Indonesia ditelan dunia”. Artikel tersebut diterbitkan di Harian Kompas pada 21 Juli 2018 lalu. Ia menyarankan pentingnya Indonesia mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Tujuannya supaya Indonesia bisa bersaing negara lain di tingkat internasional.

Di sisi permukaan, tulisan itu tampak berniat baik dan benar adanya. Namun, seperti pepatah lama, bahwa jalan ke neraka dibuat dengan niat baik (the road to hell is paved with good intentions), tulisan itu mengandung kesalahan berpikir mendasar yang amat berbahaya. Pendekatan Peter Gontha adalah pendekatan teknokratik dan birokratik. Ia lupa, bahwa sains dan teknologi tidak hanya soal pengembangan infrastruktur, guna mengejar ranking internasional semata. Pengembangan sains dan teknologi adalah soal perubahan budaya secara mendasar. Lanjutkan membaca Perkembangan Sains-Teknologi dan Perubahan Budaya (Tanggapan Terhadap Peter F. Gontha)

Iklan

Generasi yang Menunduk

                                           Scott Kelby

Oleh Reza A.A Wattimena

Senangnya melihat keluarga bahagia berjalan bersama. Ayah, ibu dan kedua anaknya berjalan penuh keceriaan ke rumah makan tersebut. Wajah mereka cerah. Kebahagiaan tampak jelas terpancar dari wajah merea.

Ketika sampai di restoran, tiba-tiba mereka mulai mengeluarkan telepon pintar dari kantung celana maupun tas mereka. Seketika itu juga, mereka mulai sibuk sendiri-sendiri dengan alat tersebut. Suasana kebahagiaan pun hilang dalam sekejap mata. Yang tampak adalah empat orang yang sibuk dengan telepon pintar mereka masing-masing. Lanjutkan membaca Generasi yang Menunduk