Oleh Reza A.A Wattimena
Senyumnya sumringah. Gayanya dipoles habis oleh konsultan politik. Ia ingin tampil memikat. Ia ingin menarik simpati, guna menutupi borok masa lalunya.
Ia mengunjungi mantan korbannya. Dulu, ia menangkap dan menyiksa mahasiswa. Kini, untuk memikat suara rakyat, ia mengunjungi mereka. Semua adalah sandiwara yang dimainkan untuk merebut kekuasaan, lalu menindas semua musuh politiknya, maupun seluruh bangsa Indonesia itu sendiri. Lanjutkan membaca Membongkar Kepalsuan yang Memikat

Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
