Kekebalan Sosial dan Pribadi

organicfacts.net
organicfacts.net

Oleh Reza A.A Wattimena

Dosen di Fakultas Filsafat Unika Widya Mandala Surabaya

Mengapa kenaikan harga BBM selalu membuat cemas? Yang membuat cemas bukanlah kenaikan BBM itu sendiri, melainkan dampaknya, yakni kenaikan hampir semua harga barang. Ketidakpastian yang ditimbulkan kenaikan harga BBM mendorong beragam demonstrasi yang seringkali berakhir pada kekacauan. Harga susu untuk bayi sampai dengan harga celana dalam juga berubah naik, ketika harga BBM naik.

Segala hal di Indonesia mudah sekali berubah. Ceria kemenangan Jokowi-JK pada Pemilu 2014 lalu segera ditutup dengan terciptanya susunan kepemimpinan Dewan Perwakilan Rakyat yang jauh dari keinginan rakyat banyak. Segera pasar saham Jakarta bergolak bereaksi negatif atas perubahan ini. Bagaimana dengan harga barang kebutuhan sehari-hari? Anda sudah tahu jawabannya.

Kekebalan Sosial

Tugas utama dari berbagai institusi politik adalah menciptakan rasa aman bagi semua warga, tanpa kecuali. Ketika masyarakat hidup dalam rasa khawatir terus menerus, akibat dari berbagai ketidakpastian yang ada, ini satu tanda, bahwa kinerja sistem politik kita jauh dari harapan. Semua bidang kehidupan mudah sekali digoyang oleh satu peristiwa. Yang dibutuhkan sekarang ini adalah model politik yang mampu menciptakan kekebalan sosial. Lanjutkan membaca Kekebalan Sosial dan Pribadi

Iklan

“Lemak-lemak” Kehidupan

huffpost.com
huffpost.com

Oleh Reza A.A Wattimena

Dosen di Fakultas Filsafat Unika Widya Mandala Surabaya, sedang Penelitian di München, Jerman

Hidup kita dipenuhi dengan “lemak-lemak”. Dalam arti ini, lemak adalah “sesuatu yang lebih”. Banyak orang mengejar dan menumpuknya, walaupun ia tidak membutuhkannya. Justru, “lemak-lemak kehidupan” inilah yang seringkali menghambat hidup kita.

Lemak di dalam tubuh fisik, sejatinya, memang memiliki fungsi ganda. Di satu sisi, manusia membutuhkannya untuk berbagai tujuan, seperti daya tahan tubuh, melawan dingin, dan sebagainya. Namun, tumpukan lemak dalam tubuh pula yang menciptakan berbagai penyakit, seperti jantung, kolesterol, dan sebagainya. Sebagai manusia, kita membutuhkan lemak dalam jumlah yang tepat, tidak lebih dan tidak kurang.

“Lemak-lemak” Pribadi

“Lemak-lemak kehidupan” tidak hanya ada di dalam tubuh, tetapi juga di semua bidang kehidupan. Hidup pribadi maupun hidup bersama kita sebagai masyarakat di Indonesia juga dipenuhi dengan lemak. Kehadiran lemak ini menutupi apa yang sungguh penting. Kita pun lalu sibuk dan membuang tenaga untuk hal-hal yang tidak penting. Lanjutkan membaca “Lemak-lemak” Kehidupan