“Lemak-lemak” Kehidupan

huffpost.com
huffpost.com

Oleh Reza A.A Wattimena

Dosen di Fakultas Filsafat Unika Widya Mandala Surabaya, sedang Penelitian di München, Jerman

Hidup kita dipenuhi dengan “lemak-lemak”. Dalam arti ini, lemak adalah “sesuatu yang lebih”. Banyak orang mengejar dan menumpuknya, walaupun ia tidak membutuhkannya. Justru, “lemak-lemak kehidupan” inilah yang seringkali menghambat hidup kita.

Lemak di dalam tubuh fisik, sejatinya, memang memiliki fungsi ganda. Di satu sisi, manusia membutuhkannya untuk berbagai tujuan, seperti daya tahan tubuh, melawan dingin, dan sebagainya. Namun, tumpukan lemak dalam tubuh pula yang menciptakan berbagai penyakit, seperti jantung, kolesterol, dan sebagainya. Sebagai manusia, kita membutuhkan lemak dalam jumlah yang tepat, tidak lebih dan tidak kurang.

“Lemak-lemak” Pribadi

“Lemak-lemak kehidupan” tidak hanya ada di dalam tubuh, tetapi juga di semua bidang kehidupan. Hidup pribadi maupun hidup bersama kita sebagai masyarakat di Indonesia juga dipenuhi dengan lemak. Kehadiran lemak ini menutupi apa yang sungguh penting. Kita pun lalu sibuk dan membuang tenaga untuk hal-hal yang tidak penting. Lanjutkan membaca “Lemak-lemak” Kehidupan

Iklan