Dimana Harga Diri Kita?

http://barcelona.theoffside.com
barcelona.theoffside.com

oleh Reza A.A Wattimena

Dosen di Fakultas Filsafat, Unika Widya Mandala Surabaya

Parkir di pasar-pasar kaget di Surabaya bisa menjadi masalah. Tiba-tiba, datang orang yang berlagak jadi tukang parkir, dan kemudian meminta uang parkir. Biasanya, saya bertanya, apakah ada karcis parkir resmi? Jika dia bilang ya, dan menunjukannya, saya dengan senang hati membayar. Jika tidak, yah selamat tinggal.

Menjelang Lebaran, kita juga banyak menemukan, banyak orang antri zakat di berbagai daerah di Jawa. Jumlahnya berkisar 20 sampai dengan 30 ribu rupiah. Namun, untuk uang itu, orang bersedia antri desak-desakan dari pagi sampai sore. Beberapa di antaranya ada yang pingsan, karena terdesak sehingga tak bisa bernapas, atau ada juga yang mengalami dehidrasi, sampai akhirnya pingsan di tengah kerumunan ratusan orang.

Juga seringkali dialami oleh para pengemudi kendaraan bermotor, bagaimana mereka harus menyuap polisi di jalan raya, supaya lolos dari hukuman tilang. Bahkan, polisi tersebut yang minta disuap, tanpa malu-malu, supaya mereka mendapat tambahan uang yang, tentunya, bebas pajak. Sikap minta disuap semacam ini juga banyak ditemukan di kalangan petugas kelurahan. Tanpa malu-malu, mereka meminta uang lebih untuk sekedar mengurus dokumen resmi yang sebenarnya merupakan bagian dari tanggung jawab resmi mereka. Lanjutkan membaca Dimana Harga Diri Kita?