Menggoyang Akal, Menggapai Intuisi

cover_issue_2_en_USKajian Kritis atas Metode Koan dan Zazen di dalam Tradisi Zen
Oleh Reza A.A Wattimena

Diterbitkan di dalam Jurnal Ledalero Vol 14, No 2 Tahun 2015

Jurnal Ledalero merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh STFK Ledalero, memiliki ISSN 1412-5420

Jurnal Ledalero diakreditasi DIKTI dengan No.SK DIRJEN DIKTI KEMENDIKNAS No.66b/DIKTI/KEP/2011,

Dengan Ruang Lingkup tulisan ilmiah tentang Teologi,filsafat, ilmu-ilmu sosial, dan kebudayaan.

Terbit dua kali setahun : Januari -Juni / Juli – Desember

ISSN (cetak) : 1412-5420

Silahkan dilihat di link berikut: http://ejurnal.stfkledalero.ac.id/index.php/JLe/article/view/20 

Password: Ledalero

Atau download disini: Menggoyang akal, Menggapai Intuisi

 

Sekali Lagi: Tentang Pikiran Manusia

noupe.com

noupe.com

Oleh Reza A.A Wattimena

Dosen di Fakultas Filsafat Unika Widya Mandala Surabaya, sedang Penelitian PhD di Munich, Jerman

Sewaktu pertama kali datang ke kota Munich di Jerman 3 tahun yang lalu, saya tidak suka kota ini. Orang-orangnya tidak ramah. Mereka bergerak amat cepat, dan tidak peduli dengan orang lain. Suasananya menciptakan kesepian dan rasa tegang.

Namun, setelah tinggal disini beberapa lama, pendapat saya berubah. Orang-orang Munich tetap cuek dan berjalan amat cepat, tetapi itulah budaya dan kebiasaan mereka. Ini tidak baik, dan juga tidak buruk. Dalam banyak aspek, Munich adalah kota yang nyaman sebagai tempat tinggal, dan membangun keluarga.

Jadi, awalnya, saya berpikir A. Dan kemudian, saya berpikir B. Berikutnya, mungkin, saya akan berpikir C. Yang mana yang benar? Bagaimana memahami pikiran yang berubah-ubah ini?

Pikiran Manusia

Kota Munich tetap ada disini dan saat ini. Namun, kesan saya berubah. Pengalaman saya berubah. Kesan dan pengalaman saya pun mempengaruhi sikap hidup saya disini.

Darimana datangnya kesan dan pengalaman? Jawabannya jelas, yakni dari pikiran. Dari mana asal pikiran manusia? Ini pertanyaan menarik yang mendorong para ilmuwan dari berbagai bidang untuk melakukan penelitian. Baca lebih lanjut