Trilogi Filsafat Jerman dan Demitologisasi Kehidupan

Oleh Reza A.A Wattimena

Peneliti, Tinggal di Jakarta

Sudah sejak awal, filsafat berusaha memahami dunia dengan segala isinya. Salah satu jalannya adalah dengan membongkar beragam kesalahan berpikir yang bercokol di kepala manusia. Harapannya, dengan pemahaman yang tepat tentang dunia, kita lalu bisa menjalani hidup yang bermutu sebagai manusia. Kita tidak lagi tertipu oleh beragam pengetahuan palsu, maupun terjebak pada kesalahan yang berpikir yang tak perlu terjadi.

Di dalam filsafat Eropa, ada dua aliran besar yang amat berpengaruh. Mereka adalah filsafat Yunani kuno dan Idealisme Jerman. Walaupun relatif singkat, namun dunia modern tidak akan terbentuk seperti sekarang ini, tanpa pengaruh dari kedua aliran filsafat tersebut. Lanjutkan membaca Trilogi Filsafat Jerman dan Demitologisasi Kehidupan

Rainer Forst dan Hak atas Justifikasi

Foto-Rainer-Forst-260x300
philosophie-indebate.de

Oleh Reza A.A Wattimena

Dosen Filsafat Politik dan Filsafat Sains di Fakultas Filsafat Unika Widya Mandala Surabaya, Sedang Belajar di Munich Jerman

Pemahaman tentang keadilan telah lama menjadi bagian dari diskusi di dalam filsafat Barat. Rainer Forst mencoba ikut serta di dalam diskusi tersebut di dalam bukunya yang berjudul Das Recht auf Rechtfertigung: Elemente einer konstruktivistischer Theorie der Gerechtigkeit yang diterbitkan pada 2007 lalu. Secara sederhana, judul buku itu dapat diterjemahkan sebagai “Hak atas Pendasaran: Elemen-elemen dari Teori Konstruktivis tentang Keadilan”. Lanjutkan membaca Rainer Forst dan Hak atas Justifikasi