Menyentuh Keabadian

Ilustrasi Karya Jason Ranti

Oleh Reza A.A Wattimena

Alkisah, tiga praktisi Zen sedang duduk di taman. Mereka melihat daun-daun pohon bergerak diterpa angin. Muncul pertanyaan di kepala mereka. Apakah angin yang bergerak, atau pohon yang bergerak?

Diskusi berubah menjadi perdebatan. Keadaan pun memanas. Karena tak menemukan jawaban, salah satu praktisi Zen memutuskan untuk berbicara kepada master Zen. Menyimak perdebatan yang terjadi, sang master Zen berkata, „Yang bergerak bukanlah angin ataupun daun pohon, melainkan pikiranmu,…  dan juga mulutmu.“ Baca lebih lanjut