
OOO (Object-Oriented Ontology) dan Pemuda yang Dikejar Hutang Pinjol
Oleh A. Rahadian, Esais dan Peneliti budaya.
Pernah memperbaiki kipas angin tanpa obeng.
Ia menulis tentang hubungan antara teologi, benda, dan kesunyian perkotaan,
dan tinggal di Jakarta Selatan.
Badri Widodo dan Iman pada Benda-Benda
Namanya Badri Widodo, guru honorer di sebuah SD negeri di Pasar Manggis, Jakarta Selatan.
Setiap kali ia memperkenalkan diri di pelatihan guru, orang-orang tersenyum kecil — bukan karena leluconnya, tapi karena namanya.
“Wah, hampir kayak Presiden, Pak,” kata mereka.
Badri hanya tertawa sopan. Dalam hati, ia tahu: satu-satunya kesamaan dirinya dengan Presiden ke-7 hanyalah nama dan sepeda — bedanya, sepeda Badri sudah tanpa rem.
“Nama Badri Widodo mungkin terdengar seperti presiden,
tapi nasibnya lebih mirip kursi sekolah: menopang banyak beban, jarang diperbaiki.” Lanjutkan membaca Benda-Benda yang Mendoakan Kita



















