Jembatan Antar Generasi

wadafinearts.com
wadafinearts.com

Oleh Reza A.A Wattimena

Sedang Penelitian di München, Jerman

Di berbagai organisasi, kita sering menemukan tegangan antara generasi tua dan generasi muda. Generasi tua merasa lebih punya pengalaman dan kebijaksanaan, sehingga merasa berhak untuk memimpin atau memberikan nasihat-nasihat. Sementara, generasi muda merasa, bahwa mereka tidak dimengerti. Pandangan-pandangan dari generasi tua dianggapnya ketinggalan jaman, dan tidak lagi pas untuk keadaan jaman sekarang.

Saya punya pengalaman nyata soal ini. Alumni SMA saya mengadakan rapat. Kami hendak mengorganisir kembali lembaga-lembaga alumni, lalu membuat koordinasi yang lebih dekat dan kompak. Namun, sepanjang rapat, angkatan tua sungguh mendominasi. Mereka berbicara panjang, padahal intinya sama saja.

Mereka mengulang-ngulang hal yang sama. Sementara, generasi yang lebih muda diam saja, pasif mendengar, karena tidak diberi kesempatan untuk berbicara. Ketika rapat selesai, banyak dari generasi muda yang tidak lagi mau ikut rapat bersama. Mereka merasa, suara mereka tidak didengar, dan hanya diminta untuk menelan semua kata-kata dari generasi tua. Lanjutkan membaca Jembatan Antar Generasi

Iklan