Mencipta Masyarakat Terbuka

Heart shaped tree on open book
pinimg.com

Oleh Reza A.A Wattimena

Peneliti dan Doktor Filsafat dari Universitas Filsafat Muenchen, Jerman

Karl Popper, filsuf asal Austria, pernah menulis buku dengan judul Die offene Gesellschaft und ihre Feinde, atau masyarakat terbuka dan musuh-musuhnya. Di dalam bab akhir buku tersebut, ia mengajukan pertanyaan, apakah sejarah dunia memiliki makna? Ada beragam jawaban atas pertanyaan tersebut yang dirumuskan oleh berbagai pemikir di sepanjang sejarah manusia. Di hadapan beragam bencana dan penderitaan yang menimpa manusia, banyak pemikir yang menjawab, bahwa sejarah dunia tidak memiliki makna apapun. Semua harapan akan kandas oleh perang dan konflik yang menghancurkan segalanya. (Frank, die Zeit, 2015)

Masyarakat Terbuka

Popper memutuskan untuk menulis buku Die offene Gesellschaft und ihre Feinde pada 13 Maret 1938. Pada hari itu, tentara Nazi Jerman menyerang Austria. Keadaan perang di Eropa pada masa itu telah membuat Popper terpaksa melarikan diri ke New Zealand. Bagaimanapun juga, ia adalah warga kota Wina keturunan Yahudi. Nyawanya dan keluarganya terancam, akibat sepak terjang Nazi Jerman di Eropa.  Lanjutkan membaca Mencipta Masyarakat Terbuka