Syarat Menjadi Presiden Republik Indonesia

Romantis Banget! Simak Perjalanan Cinta 7 Presiden RI dengan Pasangannya,  dari Presiden Pertama Hingga Terkini! - HerStoryOleh Reza A.A Wattimena

2024 sudah didepan mata. Pada tahun itu, kita akan kembali memilih para pemimpin bangsa, terutama presiden. Beberapa orang sudah dipersiapkan untuk maju. Banyak hal perlu diperhatikan, karena ini terkait dengan nasib kita semua di Indonesia.

Ada enam syarat mutlak. Syarat ini tidak ideal, melainkan sungguh apa adanya. Kerap kali, keenam syarat ini justru menakutkan. Mari kita simak bersama. Lanjutkan membaca Syarat Menjadi Presiden Republik Indonesia

Revolusi Moral ala Zen

What is Surrealism in art and cinema? | Clipchamp GlossaryOleh Reza A.A Wattimena

Saya diundang menjadi pembicara di Webinar pada Agustus 2021 lalu. Rekan pembicara saya adalah seorang guru besar dari salah satu universitas negeri di Bandung. Ia doyan sekali berbicara soal moral. Baginya, peserta didik itu harus bermoral, yakni patuh pada orang tua, rajin beribadah, patuh pada agama dan tidak boleh berpakaian bebas.

Dalam hati saya, itu bukan moral. Itu perbudakan. Itu penjajahan. Itu penindasan. Saya menawarkan wacana tandingan. Kita tidak butuh moral dangkal semacam itu. Yang kita butuhkan adalah pemikiran kritis, kreatif dan keberanian menantang pola pikir lama yang sudah membusuk. Lanjutkan membaca Revolusi Moral ala Zen

Bijaksana Beragama

The Goddess of Wisdom | This is an original oil surrealism f… | FlickrOleh Reza A.A Wattimena

Agama hadir untuk menghadirkan keteraturan di dunia yang kacau. Sebelum agama ada, manusia hidup dalam ketidakpastian. Banyak konflik yang mengorbankan hidup orang tak bersalah. Agama pun hadir menghadirkan tatanan dengan nilai-nilai kehidupannya.

Agama adalah organisasi buatan manusia. Ia adalah komunitas orang-orang yang berbeda, namun memutuskan untuk menyatu bersama. Yang dihadirkan bukan hanya tatanan sosial, tetapi juga kedamaian batin. Agama memanusiakan manusia. Lanjutkan membaca Bijaksana Beragama

Darurat Revolusi Pendidikan di Indonesia

What You Need to Know About Surrealism, Pt 2Oleh Reza A.A Wattimena

2021 ini, Indonesia amat membutuhkan revolusi pendidikan. Sudah terlalu lama, pendidikan kita terpuruk jatuh. Sistem sekolah yang berantakan dipadu dengan tidak adanya filsafat pendidikan yang kokoh. Bangsa kita pun semakin dangkal dari hari ke hari.

Pendidikan Indonesia memang bermutu amat rendah. Ia begitu tercabut dari keseharian hidup manusia. Ia begitu tercabut dari budaya yang agung dan bijaksana. Ia justru menyiksa peserta didik dengan berbagai hal yang tak berguna. Lanjutkan membaca Darurat Revolusi Pendidikan di Indonesia

Kebijaksanaan dari Kekosongan

Sunyata (Enso) Painting by Kurtis Brand | Saatchi ArtOleh Reza A.A Wattimena

Kekosongan adalah tujuan tertinggi di dalam spiritualitas. Sejatinya, ia bukanlah obyek. Tak ada yang perlu dituju. Tak ada yang perlu diraih.

Kekosongan berarti keterbukaan terhadap segala yang ada. Tidak ada perkecualian. Saat demi saat, batin terbuka pada semua. Tidak ada dualisme baik-buruk, benar-salah, surga-neraka dan sebagainya. Yang ada hanya kosong.. terbuka… Lanjutkan membaca Kebijaksanaan dari Kekosongan

Menjadi Merdeka

Freedom Oil Painting By Abed Alem | absolutearts.comOleh Reza A.A Wattimena

Tentunya, kita ingin hidup yang otentik. Kita tidak ingin berpura-pura dalam hidup. Kita tidak ingin jatuh ke dalam kemunafikan. Tak ada orang yang ingin hidup dalam kepalsuan terus menerus.

Kita juga tak ingin hidup dengan rasa takut. Kita tidak ingin terus mengingkari nurani dan akal sehat yang kita punya. Untuk jangka pendek, kita mungkin rela ditindas. Namun, untuk jangka panjang, hasrat untuk merdeka akan menghujam keluar. Lanjutkan membaca Menjadi Merdeka

Philosophia Universalis

HD wallpaper: space, planet, person looking at stars, surreal, surrealism |  Wallpaper FlareOleh Reza A.A Wattimena

Beberapa teman bertanya, apa yang menjadi minat utama saya dalam filsafat? Latar belakangnya, mereka bingung, karena tulisan saya menyentuh berbagai tema. Ada soal Zen. Ada soal filsafat politik, agama, neurosains dan sebagainya.

Pertanyaan itu lahir dari cara berpikir spesialisme. Ini adalah ideologi yang menyatakan, bahwa di abad ini, orang harus memiliki satu keahlian tertentu. Tidak lebih, dan tidak kurang. Jika dilanggar, maka orang itu akan dicap tidak punya keahlian. Lanjutkan membaca Philosophia Universalis

Sekilas Buku Urban Zen: Tawaran Kejernihan untuk Manusia Modern

Reza A.A Wattimena kali ini menyuguhkan bukunya yang terbaru berjudul Urban Zen. Buku ini akan memberi tawaran kejernihan bagi manusia modern. Ditulis dengan ringkas dan padat, langsung ke inti pokok masalah. Bagaimanakah selengkapnya? Selamat menyimak diskusi bersama penulisnya.

Sejarah dalam Tarian Ketidakpastian

Penerbitan Buku-Buku dalam Peringatan 80 Tahun Goenawan Mohamad - Selingan  - majalah.tempo.coOleh Reza A.A Wattimena

Goenawan Mohamad (GM) merupakan salah satu tokoh terpenting di dalam sejarah filsafat, jurnalisme, seni dan sastra Indonesia. Karya-karyanya merentang kurang lebih selama 60 tahun. Ia menulis soal politik, filsafat, sastra bahkan tentang film. Kini, di usianya yang ke 80, satu buku lagi terbit atas namanya.

Buku ini berjudul Pembentuk Sejarah, Pilihan Tulisan Goenawan Mohamad yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia pada September 2021 dalam kerja sama dengan Freedom Institute dan Komunitas Salihara. Penyusunnya adalah Zaim Rofiqi, Candra Gautama, Akhmad Sahal dan Rustam F. Mandayun. Tebalnya sekitar 372 halaman. Isinya merentang luas, mulai dari refleksi tentang tokoh bangsa, sampai dengan analisis arah kemajuan Indonesia. Lanjutkan membaca Sejarah dalam Tarian Ketidakpastian

Menjadi Sejati

Shockingly Surreal Self-Portraits (10 photos)Oleh Reza A.A Wattimena

Ini bukan saran motivator. Ini bukan stiker bemper motor. Ini ajakan untuk menjadi asli dan sejati. Tak lebih dan tak kurang.

Jaman Tipuan

Kita hidup di jaman penuh tipuan. Politisi mengumbar janji palsu. Mereka janji memberikan kesejahteraan dan keadilan. Namun, justru mereka yang mencuri dan menindas rakyat. Lanjutkan membaca Menjadi Sejati

Menyingkap Kebenaran di Tengah Genangan Fitnah

Screenshot (16)

Oleh Reza A.A Wattimena

Apa jadinya, jika kebohongan dan fitnah dianggap lebih berharga dari kebenaran? Jika kebohongan menjadi pijakan pembuatan kebijakan? Apa jadinya, jika emosi dan kebencian lebih berperan, daripada ketepatan data, akal sehat dan nurani yang jernih? Yang terjadi kemudian adalah hadirnya jaman post truth (pasca kebenaran) yang penuh kekacauan, sebagaimana dijabarkan di dalam buku Demokrasi di Era Post Truth ini.

Buku ini diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia pada April 2021. Penulisnya adalah Jenderal Polisi (P) Prof. Dr. Budi Gunawan dan Komisaris Besar Polisi Dr. Barito Mulyo Ratmono. Keduanya adalah tokoh penting di dalam penegakan hukum sekaligus pendidikan kepolisian di Indonesia. Isinya menyentuh langsung salah satu masalah terpenting di abad XXI, yakni kebohongan yang menyebar luas melalui media sosial dan internet, serta mempengaruhi kehidupan politik berbagai negara.

selanjutnya: https://www.kompas.id/baca/opini/2021/10/10/menyingkap-kebenaran-di-tengah-genangan-fitnah/

Kompas Bebas akses. Dukung jurnalisme bermutu. 

 

 

Mengalami Tuhan, Lalu Pulang ke Rumah

Surrealism. God's Eye, Moon And Clouds. Suit And Branches Of A Tree. Stock  Photo, Picture And Royalty Free Image. Image 116653852.Oleh Reza A.A Wattimena

Sejatinya, tujuan kita hidup adalah untuk mengalami Tuhan. Karena dengan ini, kita menemukan kebahagiaan yang sejati. Kebahagiaan semacam ini tidak berubah-ubah. Ia tidak terganggu oleh perubahan keadaan dunia.

Sadar atau tidak, kita merindukan Tuhan. Tuhan itu seperti rumah sejati kita. Kita betah, ketika memasukinya. Kita menemukan kedamaian yang sesungguhnya. Lanjutkan membaca Mengalami Tuhan, Lalu Pulang ke Rumah

Rayuan untuk Membaca

Surreal Illustrated books in anthropomorphic style | Graphic Art NewsOleh Reza A.A Wattimena

Pada 7 Oktober 2021 lalu, saya berkunjung ke Pasar Baru, Jakarta. Saya kerap mengunjungi tempat ini bersama almarhum ayah dan ibu saya, ketika saya masih kecil. Saya berkunjung ke toko buku masa kecil saya, yakni Gramedia Pasar Baru. Terkaget, toko itu hampir tutup: hidup segan, mati tak mau.

Penyejuk udara sudah mati. Yang ada hanyalah kipas-kipas yang digantung di sudut-sudut ruangan. Tata buku juga amat terbatas. Yang dijual mayoritas novel-novel. Lanjutkan membaca Rayuan untuk Membaca

Batas-batas Kebebasan

On Loan: The sublime chaos of Egypt's unknown surrealist collective, Art et  LibertéOleh Reza A.A Wattimena

Di Jakarta, supir angkot adalah penguasa jalan. Mereka berhenti sembarangan. Mereka berbelok semaunya. Ditegur, mereka cuek, bahkan cenderung lebih galak. Alasannya: kami cari uang, jangan ganggu kami!

Lima tahun belakangan, ada gejala cukup baru, yakni motor melawan arah di jalan raya. Biasanya, mereka malas untuk memutar, walaupun dekat. Ini sangat berbahaya, dan banyak menimbulkan kecelakaan. Jika ditegur, mereka juga cuek, bahkan berani melawan. Alasannya: kami cari uang, jangan ganggu kami! Lanjutkan membaca Batas-batas Kebebasan

Zen untuk Derita Karena Bahasa

Surrealism | What is it, characteristics, origin, history, types, topics,  representativesOleh Reza A.A Wattimena

Orang lain berbuat sesuatu. Ia memaki. Ia menghina. Bisa juga, ia mencuri, sehingga membuat saya terluka.

Ia menantang. Ia memprovokasi. Ia memancing amarah. Ia memicu emosi yang bergejolak. Lanjutkan membaca Zen untuk Derita Karena Bahasa

Ancaman Berbisa Ular Kobra

Cobra, Drawing by Miro Gradinšćak | ArtmajeurOleh Reza A.A Wattimena

Kerajaan Inggris menguasai India di abad 19 yang lalu. Pada masa itu, ada masalah besar di Delhi. Ular Kobra menjadi wabah di sana. Begitu banyak ular Kobra berbisa racun yang berkeliaran di kota, sehingga mengancam kehidupan masyarakat umum.

Pemerintah Inggris berupaya mencari jalan keluar. Mereka menawarkan hadiah bagi orang yang berhasil menangkap ular Kobra beracun tersebut, dan membawanya ke pihak yang berwajib. Kebijakan itu sukses besar. Begitu banyak ular kobra yang ditangkap, dan diberikan ke pemerintah. Lanjutkan membaca Ancaman Berbisa Ular Kobra

Lebih dari Sekedar Agama

980 Surreal Zen Photos - Free & Royalty-Free Stock Photos from DreamstimeOleh Reza A.A Wattimena

Sudah beberapa kali saya mendapat pertanyaan, apakah Mas Reza seorang Buddhis? Apakah Zen yang mas dalami adalah sebuah agama? Saya sendiri lahir dari tradisi Gereja Katolik Roma yang kaya dengan tradisi dan filsafat yang sarat rasionalitas. Kini, saya menjadi seorang praktisi Zen di dalam keseharian.

Apakah ajaran Buddha, terutama Zen, adalah sebuah agama? Jawaban saya sederhana, Zen, dan ajaran Buddha secara umum, itu lebih dari sekedar agama. Agama adalah institusi yang berpijak pada kepercayaan tertentu. Ia mengikat (religare) manusia dengan seperangkat aturan yang baku. Tujuan agama adalah menciptakan keteraturan (A-Gama: tanpa kekacauan) di dalam hidup bersama.   Lanjutkan membaca Lebih dari Sekedar Agama

Patriarki Keji yang Menolak Mati

Aesthetica Magazine - Reframing SurrealismOleh Reza A.A Wattimena

Perempuan… Dari rahimnya, kita semua dikandung, dan terlahir ke dunia. Namun, di masyarakat yang rusak, perempuan terus menjadi korban. Di berbagai bidang kehidupan, perempuan mengalami ketidakadilan. Di setiap konflik, perempuan menjadi korban terbesar. Mereka tidak hanya dibunuh, tetapi diperkosa dan disiksa, sebelum dipaksa menerima ajal.

Beberapa Data

Kommas Perempuan melaporkan adanya 299.911 kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia. Ini yang tercatat resmi. Kasus tersebut ditangani berbagai lembaga, mulai dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama sampai dengan lembaga rujukan Komnas Perempuan. 79% kasus adalah Kasus Dalam Rumah Tangga/Ranah Personal (KDRT/RP). Jumlahnya 6480 kasus. Di dalamnya, ada 50% Kekerasan Terhadap Istri (KTI) yang berjumlah 3221 kasus. Lanjutkan membaca Patriarki Keji yang Menolak Mati

Buku Terbaru: Urban Zen, Tawaran Kejernihan untuk Manusia Modern

May be an image of text that says "KARANIYA SEGERA TERBIT Silakan Pesan. KARANIEA SINOPSIS Urban Zen PERIODE OKTOBER TAWARAN KEJERNIHAN UNTUK MANUSIA MODERN Karena batin kita rumit, maka hubungan kita dengan orang lain pun juga menjadi rumit. Keluarga terpecah. Orangtua tak lagi berbicara dengan anaknya. Rumah tangga pecah dan menyisakan trauma serta derita untuk semua anggotanya. REZA A.A WATTIMENA Pencerahan berarti orang menyadari siapa diri mereka yang sebenarnya. YAYASAN KARANIYA NMID :ID2020057206662 70.000 55.000 REKENING: BCA Yayasan Karaniya 335-3032-069 PESAN SEKARANG BEBAS ONGKIR KE SELURUH INDONESIA. Pesan: WA: 081-315-315-699 www.karaniya.com penerbitkaraniya penerbitkaraniya 081-315-315-699"

Zen adalah jalan pembebasan dari penderitaan. Inilah inti utama dari semua jalan spiritual di dunia ini. Zen juga adalah jalan hidup meditatif. Ia adalah sekumpulan metode dan pemahaman untuk melepaskan orang dari cengkeraman penderitaan kehidupan.

Penderitaan muncul karena orang mengira bahwa pikiran dan emosinya adalah kebenaran. Ia dipenjara oleh pikiran dan emosinya sendiri. Penderitaan yang muncul lalu menjadi sangat berat. Tak jarang orang terjebak di dalam berbagai penyakit mental, bahkan melakukan bunuh diri. Lanjutkan membaca Buku Terbaru: Urban Zen, Tawaran Kejernihan untuk Manusia Modern