Kekuasaan dan Spiritualitas

The ladders of power | Surrealism painting, Artsy, Ladder
Aziz Anzabi

Oleh Reza A.A Wattimena

Ah, betapa menggodanya kekuasaan itu. Dengan kekuasaan, kita dihormati dimanapun.

Datang dan pergi dengan kendaraan mewah, beserta ajudan yang siap melayani. Undangan makan dan jumpa dengan orang-orang penting banjir berdatangan.

Gaji besar, walaupun kerap tak dibarengi kinerja yang sepadan. Peluang korupsi besar, selama mengajak orang-orang berkuasa lainnya ikutan.

Namun, juga dengan kekuasaan, orang bisa mengubah keadaan. Kebaikan besar bisa terwujud, jika kekuasaan digunakan untuk kepentingan semua, tanpa kecuali. Lanjutkan membaca Kekuasaan dan Spiritualitas

Kekuasaan dan Hakekat Manusia

Gambar dari Detik.Com

Oleh Reza A.A Wattimena

Ibu-ibu pejabat itu kurang ajar. Dia menggunakan pengawalan polisi untuk membelah kemacetan ibu kota.

Semua orang terganggu. Suara sirene dan sikap supir pejabat yang agresif membahayakan pengguna jalan lain.

Padahal, ia hanya mau ke mall untuk arisan dengan ibu-ibu pejabat lain. Begitulah perilaku pejabat yang merasa berkuasa di Indonesia.

Kemungkinan besar, ia bukan orang jahat. Bahkan, mungkin ia suka beragama, yakni menggunakan tampilan dan sikap religius di hadapan umum. Lanjutkan membaca Kekuasaan dan Hakekat Manusia

Mendidik Manusia: Revolusi Pendidikan Indonesia Abad 21

Mendidik Manusia

Buku ini ditulis sebagai upaya untuk menanggapi beragam tantangan pendidikan Indonesia. Di abad 21 ini, proses globalisasi dan perkembangan pesat teknologi di berbagai bidang tak lagi dapat dihindari. Dampak baik dan buruknya pun bisa langsung terasa di kehidupan sehari-hari. Diperlukan upaya untuk mengembangkan pendidikan secara menyeluruh di Indonesia, supaya bisa menjawab berbagai tantangan yang muncul di abad 21 ini. Buku ini adalah contoh dari upaya nyata semacam itu.

Dalam konteks itu, buku ini merupakan buku pertama yang berbicara soal visi pendidikan Indonesia abad 21. Ada beberapa buku filsafat dan teori pendidikan. Namun, buku-buku tersebut tidak menawarkan visi nyata bagi pengembangan pendidikan di abad 21 ini. Maka dari itu, terbitnya buku ini merupakan sesuatu yang perlu untuk dimaknai lebih dalam. Lanjutkan membaca Mendidik Manusia: Revolusi Pendidikan Indonesia Abad 21

Tentang Welas Asih yang Melampaui Keadilan: Hubungan Siddharta Gautama (Buddha) dan Yesus

Tentang Welas Asih yang Melampaui Keadilan: Hubungan Siddharta ...

Oleh Reza A.A Wattimena

Nama Yesus dekat di hati saya. Saya bertumbuh besar di dalam tradisi Kristiani. Dalam perjalanan, cakrawala saya meluas. Saya berjumpa dengan filsafat, ilmu pengetahuan dan ajaran spiritual dari berbagai tradisi. Hidup ini memang kaya dan berwarna.

Di tengah perjalanan hidup, ajaran Buddha menemukan saya. Beberapa kali, hidup saya diselamatkan oleh ajaran Buddha, atau yang banyak dikenal sebagai Buddha Dharma. Ajarannya begitu sederhana dan berguna untuk mewujudkan hidup yang bermakna. Di abad 21 yang amat kompleks ini, ajarannya bisa menolong banyak orang. Yang menarik, ajaran Buddha dan Yesus tidak hanya mirip, tetapi identik. Lanjutkan membaca Tentang Welas Asih yang Melampaui Keadilan: Hubungan Siddharta Gautama (Buddha) dan Yesus

Rasisme: Dari Sejarah, Budaya sampai dengan Gerak Pikiran

Say no to racism. Drawing by Stefano Sartori | Saatchi Art
Stefano Sartori

Oleh Reza A.A Wattimena

            Rasisme adalah paham yang memisahkan manusia berdasarkan rasnya. Satu ras dianggap lebih unggul dari ras-ras lainnya. Ini lalu menjadi alasan bagi penjajahan dan perbudakan dari ras yang (merasa) lebih kuat kepada ras yang lebih lemah. Inilah cerita lama yang tak mau pudar dari sejarah manusia.

Rasisme dan Kolonialisme

            Sebagai paham, rasisme memang berkembang bersama kolonialisme Eropa kepada seluruh dunia. Negara-negara Eropa berlomba untuk menyerang, merampok dan menghancurkan negara-negara lainnya di seluruh dunia. Untuk membenarkan hal itu, mereka merumuskan pandangan sesat, bahwa ras Eropa lebih tinggi daripada ras-ras lainnya. Maka, penjajahan pun lalu dikemas sebagai pemberadaban, supaya orang-orang Asia, Afrika, Amerika dan Australia rela dijajah dan diperbudak untuk kekayaan bangsa-bangsa Eropa. Lanjutkan membaca Rasisme: Dari Sejarah, Budaya sampai dengan Gerak Pikiran

Mahluk Apakah Kita Sesungguhnya?

The Eternal Kiss" : New symbolism, man and woman love theme ...
Kazuya Akimoto

Oleh Reza A.A Wattimena

            Bodohnya saya. Jam 2 pagi terjebak di jalan raya Jakarta. Jalanan kosong. Bensin motor habis. Saya boncengan bersama seorang teman. Motor mogok.

            Ini terjadi untuk kedua kalinya. Di kedua kesempatan tersebut, saya meminjam motor teman. Keduanya tak ada sensor bensin. Akibatnya, bensin menipis, tanpa sepengetahuan saya. Lanjutkan membaca Mahluk Apakah Kita Sesungguhnya?