Kita akan berdiskusi soal cara memilih presiden secara tepat dengan menggunakan sudut pandang filsafat dan teori transformasi kesadaran. Salam pencerahan.
Teori Transformasi Kesadaran: Kesadaran Holistik-Kosmik
Episode kali ini kita masih melanjutkan pembahasan tentang Teori Transformasi Kesadaran.
Dalam episode sebelumnya, kita telah membahas tentang teori transformasi kesadaran, serta dua tingkatan kesadaran, yaitu kesadaran distingtif-dualistik dan kesadaran immersif.
Dalam episode kali, ini kita akan mengupas tingkat kesadaran yang jauh lebih luas lagi, yakni Kesadaran holistik-Kosmik. Bagaimana penjelasan lengkap mengenai tingkat Kesadaran Holistik-Kosmik? Saksikan episode kali ini hingga tuntas, Selamat menyaksikan, Salam pencerahan!
Publikasi Ilmiah Terbaru: Kesadaran Seluas Semesta, Pendekatan Non-Dual Tentang Kesadaran di dalam Tradisi Filsafat Advaita Vedanta dalam Dialog dengan Sains Modern
Oleh Reza A.A Wattimena
Diterbitkan di
The Ary Suta Center Series on Strategic Management Juli 2023 vol 62
Abstrak
Tulisan ini menjabarkan konsep kesadaran di dalam tradisi Advaita Vedanta. Konsep ini merupakan konsep terpenting di dalam tradisi tersebut. Ia melibatkan tidak hanya pemahaman teoritis, tetapi juga laku untuk mencapai pembebasan. Teori tentang kesadaran dari tradisi bisa membantu memberikan pemahaman baru bagi pemahaman tentang kesadaran, terutama sebagaimana diteliti di dalam kajian neurosains. Kesadaran dipahami tidak hanya milik mahluk hidup, tetapi menjadi unsur utama dan satu-satunya yang nyata dari realitas.
Kata-kata kunci: Kesadaran, Advaita Vedanta, Non Dual, Problematika Sulit tentang Kesadaran
Naskah bisa diunduh disini: Jurnal Reza, Kesadaran di dalam Tradisi Asia
Politik Primordial: Analisis Teori Transformasi Kesadaran
Oleh Reza A.A Wattimena
Si capres (calon presiden) ingin memindahkan makam. Entah untuk apa. Kemungkinan besar untuk cari suara. Di abad 21 ini, ketika kita memasuki revolusi kuantum, sementara revolusi digital sudah mulai berlalu, si capres sibuk memikirkan makam untuk cari simpati. Saya tak bisa berkata-kata…
Si capres sedang bernostalgia. “Dulu!…”, katanya berapi-api. Para sejarahwan mungkin kebingungan. Sejarah si capres lebih mendekati imajinasi dan halusinasi. Lanjutkan membaca Politik Primordial: Analisis Teori Transformasi Kesadaran
Beginu: Filsafat, Neurosains dan Teori Transformasi Kesadaran
Teori Transformasi Kesadaran (Part 3): Kesadaran Immersif
Ketika Tak Lagi Bercerita
Oleh Reza A.A Wattimena
Sabtu itu, hari tampak penuh. Saya membuat tiga janji. Di pagi hari, saya sarapan, lalu bersiap berangkat. Sekitar jam 9 pagi, cuaca tampak cerah.
Karena Sabtu, jalanan Jakarta lenggang. Ada orang-orang yang bersepeda. Janji pertama jam 12 siang nanti. Saya memutuskan datang lebih awal, karena ingin membeli beberapa barang untuk keperluan rutin. Lanjutkan membaca Ketika Tak Lagi Bercerita
Teori Transformasi Kesadaran (Part 2)
Memilih Presiden… dengan Kesadaran Penuh

Oleh Reza A.A Wattimena
Beberapa teman meminta saya menuliskan soal pemilihan presiden 2024 nanti. Saya sebenarnya kurang tertarik. Namun, karena memang dibutuhkan, saya coba menyempatkan waktu untuk menulis soal ini. Tinjauan saya lebih dari sudut pandang filsafat transendental dan teori transformasi kesadaran.
2024 adalah tahun politik. Banyak hal terkait Indonesia akan ditentukan pada masa-masa itu. Tantangannya sebenarnya tetap sama, yakni ketimpangan sosial yang amat besar dan radikalisme agama yang tersebar di berbagai bidang. Dua hal itu terkait dengan praktek busuk yang terus menolak untuk lenyap, yakni korupsi di berbagai sektor kehidupan Indonesia. Lanjutkan membaca Memilih Presiden… dengan Kesadaran Penuh
Agama dan Transformasi Kesadaran
Oleh Reza A.A Wattimena
Saya menerima beberapa email dari teman. Mereka menanyakan, bagaimana kaitan antara teori transformasi kesadaran dan agama. Kebetulan, saya pernah melakukan penelitian mendalam soal agama. Itu tertuang di dalam buku terbitan Kanisius 2019 lalu dengan judul: Untuk Semua yang Beragama, Agama dalam Pelukan Politik, Filsafat dan Spiritualitas. Jika tertarik, bisa dicari di berbagai toko online yang ada.
Agama
Agama adalah institusi buatan manusia. Agama bukanlah tuhan. Agama dimulai dari pengalaman pencerahan yang dialami satu orang pribadi. Lalu, dari orang tersebut lahirlah kelompok yang ingin melestarikan serta menyebarkan ajaran yang ada. Lanjutkan membaca Agama dan Transformasi Kesadaran
Teori Transformasi Kesadaran (Part 1)
Berjumpa lagi dengan Rumah Filsafat. Dalam episode spesial kali ini, kita akan membahas tentang sebuah Teori yang berkaitan dengan Kesadaran.
Setelah 23 tahun menyelami Dunia Filsafat, dari Filsafat Eropa hingga Filsafat Asia, hari ini Bung Reza Wattimena berhasil merumuskan Teori buah hasil pemikirannya, yaitu Teori Transformasi Kesadaran.
Kebenaran dan Kehidupan
Diskusi Teori Transformasi Kesadaran
Menyembuhkan Diri Sendiri
Buku Terbaru: Teori Transformasi Kesadaran, Edisi Revisi 1
Oleh Reza A.A Wattimena
Buku langsung bisa diunduh disini: Teori Transformasi Kesadaran, Revisi 1
Beberapa waktu lalu, saya merumuskan sebuah teori tentang kesadaran. Ini merupakan rangkuman sekaligus puncak dari penelitian saya selama kurang lebih 25 tahun. Saya menyebut rumusan ini sebagai “Teori Bentuk dan Tingkatan Kesadaran”. Ini merupakan bagian dari teori saya yang lebih luas, yakni “Teori Transformasi Kesadaran” yang saya paparkan di dalam buku ini. Lanjutkan membaca Buku Terbaru: Teori Transformasi Kesadaran, Edisi Revisi 1
Menyembuhkan Diri Sendiri
Oleh Reza A.A Wattimena
Salah satu anggota keluarga saya menderita sakit cukup parah. Ia harus menjalani operasi. Setelah itu, ia harus menjalani banyak terapi yang panjang dan sulit. Semua itu memakan waktu, tenaga, emosi dan biaya yang amat besar.
Saya juga baru sembuh sakit. Badan terasa lemas. Leher gatel dan batuk. Di akhir sakit, saya juga salah makan, sehingga mengalami diare cukup parah. Lanjutkan membaca Menyembuhkan Diri Sendiri
Publikasi Terbaru: Bergulat dengan “Kebenaran”

Oleh Reza A.A Wattimena, Pendiri Rumah Filsafat
Versi lebih pendek dari tulisan ini sudah diterbitkan di Harian Kompas. Lihat di link ini: Bergulat dengan Kebenaran
atau
“Kebenaran itu tak pernah murni. Ia juga tidak pernah sederhana.” Demikian tulis Oscar Wilde di dalam bukunya The Importance of Being Earnest. Kutipan itu, kiranya, sesuai menggambarkan semangat dari buku ini. Kita diajak untuk bergulat dengan beragam ide kebenaran, sambil berpetualang di dalam alam pikir Eropa yang mendalam dan penuh tikungan tajam. Lanjutkan membaca Publikasi Terbaru: Bergulat dengan “Kebenaran”
Buku Terbaru: Teori Transformasi Kesadaran, Oleh Reza A.A Wattimena

Buku lengkap bisa diunduh di link ini: Teori Transformasi Kesadaran
Beberapa waktu lalu, saya merumuskan sebuah teori tentang kesadaran. Ini merupakan rangkuman sekaligus puncak dari penelitian saya selama kurang lebih 25 tahun. Saya menyebut rumusan ini sebagai “Teori Bentuk dan Tingkatan Kesadaran”. Lihat link berikut: Bentuk dan Tingkatan Kesadaran
Ini merupakan bagian dari teori saya yang lebih luas, yakni “Teori Transformasi Kesadaran” yang saya paparkan di dalam buku ini.
Dengan teori ini, saya ingin memetakan keadaan batin dasar manusia (basic human state of mind) dalam kaitan dengan seluruh alam semesta. Teori ini juga bisa diterapkan di dalam berbagai bidang kehidupan manusia, mulai dari politik, agama ekonomi, budaya dan sains modern, sehingga bisa dirumuskan menjadi “Teori Transformasi Kesadaran Politik, Teori Transformasi Kesadaran Beragama, Teori Transformasi Kesadaran Ilmiah” dan sebagainya. Lanjutkan membaca Buku Terbaru: Teori Transformasi Kesadaran, Oleh Reza A.A Wattimena
Bentuk dan Tingkatan Kesadaran: Sebuah Teori, oleh Reza A.A Wattimena

Kesadaran bukan hanya milik manusia. Ia tidak berada di otak. Kesadaran adalah sebuah pengalaman. Ia bisa juga disebut sebagai pengalaman sadar (conscious experience), atau pengalaman kehidupan (living experience) itu sendiri. Neurosains, cabang ilmu pengetahuan yang hendak memahami kesadaran, otak dan unsur-unsur pembentuknya, berpijak pada dua pandangan tentang kesadaran.
Yang pertama, kesadaran adalah hasil dari kompleksitas tubuh manusia. Organ-organ manusia bekerja dengan amat canggih dan rumit. Pada satu titik, karena kerumitan dan kecanggihan yang memuncak, kesadaran pun muncul. Ini pandangan yang masih banyak dibahas di dalam kajian neurosains dan filsafat kesadaran (Philosophie des Geistes). Lanjutkan membaca Bentuk dan Tingkatan Kesadaran: Sebuah Teori, oleh Reza A.A Wattimena
Ketika Amarah Tiba
Oleh Reza A.A Wattimena
Berkendara di jalan Jakarta memang berjuta rasanya. Ada rasa kagum dan rindu dengan ibu kota yang juga adalah kampung halaman. Ada juga rasa kesal dan marah dengan keadaan ibu kota yang kacau balau. Kerap kali, amarah terasa begitu kuat, dan berbuah konflik dengan manusia lainnya.
Dalam hubungan pun juga serupa. Amarah dan rasa kecewa menjadi warna hubungan. Kebahagiaan menjadi semakin kecil dan jarang. Konflik pun tak terhindarkan. Tak heran, dari begitu banyak kasus pembunuhan di dalam keluarga, pasangan selalu menjadi tersangka utama. Lanjutkan membaca Ketika Amarah Tiba