Filsafat Negosiasi

http://kellycrew.files.wordpress.com

Oleh Reza A.A Wattimena

Fakultas Filsafat, UNIKA Widya Mandala Surabaya

Apa yang anda perhatikan, ketika anda bernegosiasi? Ketika bernegosiasi mayoritas orang hanya memikirkan kepentingannya sendiri, atau kepentingan kelompok yang ia wakili. Ketika diminta memberikan suara pada pertemuan Uni Eropa di Brussels, Belgia, lalu, David Cameron, Perdana Menteri Inggris, berkata begini, “Yang ada di dalam tawaran tidak sesuai dengan kepentingan Inggris, maka saya tidak setuju dengannya.” (Arvanitis, 2011) Jadi, ia hanya setuju, jika kepentingan kelompoknya dapat terpenuhi. Apakah anda juga seperti Cameron?

Tujuan dari negosiasi adalah mencapai kesepakatan bersama yang bisa memberikan keadilan bagi semua pihak. Untuk itu, menurut saya, kita perlu memperhatikan tiga hal mendasar, yakni prinsip diskursus yang dirumuskan Habermas, prinsip kebaikan universal yang dirumuskan Immanuel Kant, dan prinsip keadilan yang dirumuskan oleh John Rawls. Saya menyebutnya sebagai Filsafat Negosiasi. Ingin tahu lebih jauh? Saya akan jelaskan lebih dalam. Lanjutkan membaca “Filsafat Negosiasi”