Oleh Reza A.A Wattimena
Di dalam Zen, jalan tercepat untuk mencapai pembebasan adalah dengan menjadi tak berguna. Pandangan salah tentang ego lenyap. Secara alami, orang berada disini dan saat ini. Dengan kejernihan dan keseimbangan batin, ia menjalani hidupnya.
Saya teringat Panda, beruang hitam putih yang legendaris itu. Mereka tak pusing soal perdamaian dunia, atau menyelamatkan lingkungan. Sehari-hari, mereka hanya makan, bermain dan tidur dengan segala keunikan serta keanggunan yang mereka punya. Mereka justru berguna, ketika mereka “tak berguna”. Lanjutkan membaca Belajar Menjadi Tak Berguna
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Tulisan ini dimuat di Harian Kompas (Kompas.id) pada 28 April 2024
Oleh Reza A.A Wattimena
Tulisan ini dimuat di Harian Kompas 11 Februari 2024
Oleh Reza A.A Wattimena
Buku ini adalah kumpulan tiga teori yang saya kembangkan. Ada tiga teori, yakni teori transformasi kesadaran, teori tipologi agama dan teori politik progresif inklusif. Pijakannya adalah penelitian saya di bidang filsafat, politik dan neurosains selama lebih dari dua puluh tahun. Selamat membaca, dan semoga menemukan pencerahan.
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Oleh Reza A.A Wattimena
Jari ini menyentuh keyboard komputer. Ia seolah mengalir dengan sendirinya. Saya tak lagi melihat keyboard, ketika mengetik. Ada hubungan langsung antara pikiran, saraf, otak dan jari saya, ketika menuliskan prolog ini.