Saya tinggal di perumahan tua. Sewaktu kecil, orang-orang Jakarta menyebut daerah rumah saya sebagai “tempat jin buang anak”. Karena daerahnya begitu sepi, sehingga daerah ini terlihat menakutkan bagi banyak orang. Saya banyak merantau, dan baru menetap sungguh setelah 2022 lalu.
Beberapa keadaan pun langsung terlihat. Ada lima rumah ibadah di dekat rumah saya. Tiga diantaranya mengeluarkan suara amat keras yang merusak ketenangan hidup bersama, ketika beribadah. Ini dimulai sekitar jam 4 pagi, dan terkadang sampai jam 11 malam, disertai dengan ledakan petasan membabi buta. Orang dipaksa mendengarkan raungan merusak telinga, dan ledakan petasan yang membahayakan. Lanjutkan membaca Beradab Beragama



















