“Tuhan adalah Buatan Manusia. Gadis-gadis Cantik itu Nyata”: Jeffrey Epstein, Deepak Chopra dan… Kita

Oleh Reza A.A Wattimena

Predator ini bernama Jeffrey Epstein. Kasusnya kini merebak di seluruh dunia. Kejahatannya cukup jelas, yakni penipuan finansial (ponzi scheme) dan membangun jaringan pemerkosaan gadis muda di bawah umur. Selama puluhan tahun, kasusnya didiamkan. Setelah ia “dianggap” meninggal, kini dokumennya tersebar luas, dan membuka begitu banyak nama yang terkait dengannya.

Ia adalah orang super kaya. Hartanya sungguh tak terhitung, dan diperoleh dengan menipu banyak orang. Bahkan, ia memiliki satu pulau untuk dirinya sendiri. Asetnya bertebaran di seluruh dunia, belum lagi berbagai harta gelap yang tak terbongkar. Lanjutkan membaca “Tuhan adalah Buatan Manusia. Gadis-gadis Cantik itu Nyata”: Jeffrey Epstein, Deepak Chopra dan… Kita

Beradab Beragama

Oleh Reza A.A Wattimena

Saya tinggal di perumahan tua. Sewaktu kecil, orang-orang Jakarta menyebut daerah rumah saya sebagai “tempat jin buang anak”. Karena daerahnya begitu sepi, sehingga daerah ini terlihat menakutkan bagi banyak orang. Saya banyak merantau, dan baru menetap sungguh setelah 2022 lalu.

Beberapa keadaan pun langsung terlihat. Ada lima rumah ibadah di dekat rumah saya. Tiga diantaranya mengeluarkan suara amat keras yang merusak ketenangan hidup bersama, ketika beribadah. Ini dimulai sekitar jam 4 pagi, dan terkadang sampai jam 11 malam, disertai dengan ledakan petasan membabi buta. Orang dipaksa mendengarkan raungan merusak telinga, dan ledakan petasan yang membahayakan. Lanjutkan membaca Beradab Beragama

Keterpisahan yang Merusak Kehidupan

Mario Nevado

Oleh Reza A.A Wattimena

Ada masanya, ketika kita, manusia, melihat segala sesuatu sebagai Tuhan. Gunung, hutan, laut, langit, semua adalah Tuhan. Kita menghargai itu semua. Kita memujanya, dan merawatnya dengan cinta.

Ini terjadi selama puluhan ribu tahun. Sampai, ada satu pandangan sesat berkembang. Ia lahir dari sebuah bangsa yang disiksa perbudakan tanpa henti. Mereka hidup di tanah gersang yang miskin dengan kehidupan. Lanjutkan membaca Keterpisahan yang Merusak Kehidupan

Pencerahan di tengah Krisis

Oleh Reza A.A Wattimena

Dunia selalu ditikam krisis. Ini sebenarnya ciri dasar dari kenyataan, sebagaimana kita hidupi sekarang. Karena segalanya berubah, tidak hanya kebaikan yang bersifat sementara, krisis pun juga serupa. Kita memang sedang hidup di jaman dengan tingkat kesadaran paling rendah. Saya menyebutnya sebagai pandemik kesadaran distingtif dualistik. (Lihat buku: Teori Transformasi Kesadaran Unlimited)

Amerika Serikat terus digoyang skandal, baik dalam maupun luar negeri. Politik dan ekonomi mereka sungguh rapuh di hadapan perubahan tanpa henti. Cina juga sedang mengalami krisis politik mendalam. Perang saudara, akibat perpecahan militer, juga amat mungkin terjadi. Lanjutkan membaca Pencerahan di tengah Krisis