Satu Paket?

blogspot.com
blogspot.com

Sengsara Membawa Nikmat, dan Sebaliknya

Oleh Reza A.A Wattimena

Di dalam hidup, kita cenderung mencari senang dan nikmat. Kita berusaha menghindari semua bentuk penderitaan. Kita mau apa yang kita anggap baik untuk hidup kita. Dan kita juga berusaha menyingkirkan apa yang kita anggap jelek untuk kita.

Namun, hidup tidak bisa seperti itu. Hidup tidak melulu enak, walaupun kita berusaha untuk selalu mencari yang enak dan nikmat. Hidup juga tidak selalu susah, walaupun seringkali, kita merasa begitu. Di dalam hidup, kita tidak bisa memperoleh kenikmatan, tanpa penderitaan yang mengikutinya.

Satu Paket

Hidup itu satu paket. Istilahnya, kita memiliki bayi yang manis dan cantik, tetapi juga gemar kencing dan berak. Ia cantik dan manis, tetapi juga bau dan jorok. Ia satu paket, dan kita tidak punya pilihan lain, selain menerimanya sebagai satu paket.

Anda ingin menjadi cerdas? Orang cerdas kerap menjadi sangat kritis dan analitis. Dua sikap ini membuat orang kerap jatuh ke dalam penderitaan batin, dan konflik dengan orang lain. Jadi, cerdas pun tidak bisa dilepas dari penderitaan batin semacam itu. Satu paket.

Anda ingin sukses? Orang sukses kerap harus bekerja lebih keras. Nantinya, ia juga seringkali menjadi begitu melekat dengan kesuksesannya, dan amat kecewa, ketika ia gagal. Kesuksesan dan ketegangan batin semacam ini juga satu paket. Lanjutkan membaca Satu Paket?

Filsafat Kenikmatan Menurut Marquis de Sade

wallpaper4me.com

Oleh Reza A.A Wattimena

Dosen Fakultas Filsafat, UNIKA Widya Mandala, Surabaya

            Ada satu fenomena menarik yang terjadi di berbagai kota-kota besar di Indonesia, yakni balapan motor di malam hari. Di Jakarta setiap malam, terutama di daerah Kemayoran, sekumpulan anak muda berkumpul, membawa kendaran bermotor mereka, dan mulai balapan. Motifnya beragam mulai dari mencari tambahan uang (yang biasanya juga untuk mempercanggih motor mereka), sampai dengan sekedar iseng menghabiskan waktu semata. Yang menarik adalah setiap malam pasti ada korban jiwa dari balapan tersebut. Lanjutkan membaca Filsafat Kenikmatan Menurut Marquis de Sade