Tentang Hidup Kita

swissmilk.ch
swissmilk.ch

Oleh Reza A.A Wattimena

Dosen di Fakultas Filsafat Unika Widya Mandala Surabaya, sedang di München, Jerman

Ketika mengajar di Indonesia, saya sering mendengar curhat-curhat mahasiswa. Mereka terjebak di dalam program studi yang tidak sejalan dengan hati mereka. Misalnya, mereka ingin jadi penari. Namun, mereka takut gagal, dan kemudian hidup miskin. Mereka ambil jalan pintas saja, yakni belajar manajemen ekonomi, supaya gampang dapat kerja.

Namun, di kelas, mereka tidak tertarik untuk belajar. Mereka hanya mengejar nilai. Mereka tidak mendapatkan ilmu. Mereka hidup dalam kesedihan, depresi, dan ketakutan setiap harinya. Mereka pun lulus dengan nilai pas-pasan, dan bekerja seadanya, sekedar untuk hidup, tetapi menderita setiap harinya.

Uang yang mereka peroleh digunakan untuk membayar tagihan obat dan konsultasi psikiatri. Mereka hidup dalam kekecewaan dan penyesalan. Ketika mereka berkeluarga, hidupnya pun juga sulit, bukan karena tidak ada uang, tetapi karena tidak ada cinta. Perceraian terjadi, dan korban terbesar adalah si anak. Lanjutkan membaca Tentang Hidup Kita

Iklan

Musik Rock, Stand-Up Comedy dan Filsafat

freefever.com
freefever.com

Oleh Reza A.A Wattimena

Dosen di Fakultas Filsafat Unika Widya Mandala, Surabaya, sedang di München, Jerman

Apa yang sama dari musik rock, Stand-Up Comedy dan filsafat? Ketiganya digemari banyak orang, mulai dari usia muda sampai tua. Bahkan, di salah satu video youtube, kita bisa menyaksikan anak balita menari-nari dengan gembira, ketika mendengar lagu Enter Sandman dari Metallica. Sewaktu di Jakarta dulu, saya pernah menyaksikan ibu-ibu yang mengenakan Jilbab melakukan head bang (menggoyangkan kepala), ketika mendengar konser Metallica.

Stand-Up Comedy berkembang pesat baru-baru ini di Indonesia. Yang pertama menyiarkan adalah Kompas TV, lalu diikuti oleh siaran televisi lainnya. Orang dari beragam usia menikmati dan bahkan ikut menjadi stand up komedian, atau komik, mulai dari anak SD sampai dengan seniman senior sekelas Sujiwo Tedjo. Di AS dan negara-negara Eropa, Stand-Up Comedy memiliki sejarah yang lumayan panjang, sejak dari abad 19.

Di sisi lain, filsafat adalah ilmu tentang segalanya. Ia adalah sebuah tindakan berpikir secara teratur, guna mendapatkan pengetahuan tentang dunia. Keteraturan itulah yang menjadi amat penting di dalam filsafat. Di dalam sejarah, filsafat adalah ibu dari semua ilmu pengetahuan. Saya berpikir, musik rock, Stand-Up Comedy dan filsafat memiliki jiwa dan tujuan yang sama. Lanjutkan membaca Musik Rock, Stand-Up Comedy dan Filsafat