Spiritualitas Musik Chrisye

Melanggengkan Jejak ChrisyeOleh Reza A.A Wattimena

Haji Chrismansyah Rahadi. Lahir 16 September 1949, dan meninggal 30 Maret 2007. Ia lebih banyak dikenal sebagai Chrisye, salah satu penyanyi populer terbaik di dalam sejarah musik Indonesia. Karyanya tidak hanya mendapatkan begitu banyak penghargaan, tetapi juga mengubah hidup banyak orang.

Sejak kecil, ia suka dengan musik. Berbagai band dibentuknya bersama beberapa teman dan saudara. Ia juga memiliki pengalaman bermusik di New York, Amerika Serikat. Ciri khas suaranya yang halus dan unik langsung terdengar, ketika ia bernyanyi.

Pada 1976, ia memulai karya musiknya bersama Guruh Sukarnoputra. Albumnya berjudul Guruh Gipsy. 1977, dua karyanya menjadi titik penting sejarah musik Indonesia, yakni lagu Lilin-Lilin Kecil dan Album Badai Pasti Berlalu. Sampai detik ini, album Badai Pasti Berlalu masih menjadi album terpenting di dalam sejarah musik Indonesia.

Bersama Musica Studios, Chrisye sudah menghasilkan 18 album musik. Ia juga pernah bermain di dalam film dengan judul Seindah Rembulan pada 1980. Di akhir hidupnya, Chrisye menderita kanker paru-paru. Setelah tidak berhasil menyembuhkan diri, ia pun akhirnya meninggal pada 30 Maret 2007.

Spiritualitas

Spiritualitas adalah sebuah jalan hidup yang berpijak pada kesadaran sederhana, bahwa ada sesuatu yang lebih dari diri kita. Sesuatu yang lebih itu tidak terpisah dari diri kita. Ia adalah sumber dari segala yang ada. Ia adalah kehidupan itu sendiri.

Spiritualitas berada melampaui agama. Ia tidak terjebak pada aturan-aturan buta, ataupun institusi yang korup. Ketika berpolitik, para penekun spiritual akan menawarkan pencerahan dan keterbukaan. Ia tidak akan jatuh pada kesempitan berpikir dan kekerasan, seperti yang terjadi di Indonesia, ketika agama bercampur dengan politik.

Spiritualitas juga melampaui identitas. Para penekun spiritual sadar, bahwa ras, suku, bangsa dan agama adalah buatan manusia. Ia tidak mutlak, melainkan terus berubah. Spiritualitas menyentuh inti terdalam seseorang, yakni kesadaran murninya sebagai bagian dari seluruh alam semesta.

Spiritualitas Musik Chrisye

Lagu-lagu Chrisye menyentuh dalam soal spiritualitas. Lirik-liriknya indah dan menyentuh batin. Nada dan liriknya lahir keheningan serta kesadaran. Ada cinta yang bersifat terbuka pada semua mahluk di dalamnya.

Nadanya pun kerap sederhana. Aransemen musik bisa rumit. Berbagai alat musik bisa berpadu memperkaya suara. Namun, nadanya tetap sederhana, serta kaya makna.

Musik Chrisye juga melintasi berbagai aliran. Ada lagunya yang sangat pelan dan syahdu. Ada juga beberapa yang ceria, sehingga memaksa orang berdansa, ketika mendengarnya. Beberapa lagu cinta juga menjadi favorit banyak fansnya.

Satu lagu yang menjadi favorit saya. Judulnya Damai Bersamamu. Begini bunyi liriknya:

Aku Termenung Di Bawah Mentari
Di Antara Megahnya Alam Ini
Menikmati Indahnya Kasih-Mu
Kurasakan Damainya Hatiku

Hanya padaMu Tuhan tempatku berteduh
Dari semua kepalsuan dunia

            Petikan lirik tersebut menggambarkan pemahaman yang bersifat terbuka dan universal. Mentari dan alam adalah karya semesta yang memberikan kehidupan sekaligus kedamaian. Tanpa keduanya, kita tidak mungkin ada. Namun, karena kebodohan kita, kita merusak alam ini.

Kita terpukau pada apa yang palsu. Kekayaan dan nama besar menjadi tujuan utama. Jika perlu, alam dihancurkan demi mencarinya. Jika alam hancur, maka kita pun akan hancur.

Di 2021 ini, alam sudah menunjukkan kemarahannya. Pandemi COVID 19 menghancurkan ekonomi, kesehatan dan moral di berbagai bangsa. Di Indonesia, pemerintah gagal total mengendalikan pandemik ini, dan justru mempermiskin serta mempersulit rakyatnya. Di berbagai belahan dunia, gelombang panas (Kanada) serta banjir (Jerman dan Cina) ikut memperparah keadaan.

Sudah saatnya, manusia kembali ke yang hakiki. Ia harus ingat, segalanya adalah titipan dari sang pencipta. Maka, ia harus dicintai dan dirawat. Hanya dengan begitu, manusia bisa kembali pada yang menciptanya, dan mampu menyelamatkan hidupnya dari petaka.

Lagu lainnya bercerita serupa. Judulnya Sabda Alam. Di 2021, Once Mekel menyanyikan ulang lagu ini. Begini liriknya:

Sejenak kuterlena
Akan kehidupan yang fana
Nikmat alam semesta
Nusa indah nirmala

Serasa pagi tersenyum mesra
Bertiup bayu, membangkit sukma
Adakah esok kau senyum jua
Memberi hangatnya sejuta rasa

            Lagu ini bercerita tentang keindahan alam yang menjadi inspirasi manusia. Kehidupan yang fana, yang terus berubah, kerap membuat kita lupa akan hal ini. Kita tercabut dari alam yang telah melahirkan dan merawat kita. Lagu ini mengingatkan kita untuk kembali menyadari sabda alam yang terlupakan tersebut.

Lagu Chrisye tak selalu serius dan perlahan. Beberapa lagunya mengajak kita untuk berdansa. Salah satunya yang terkenal adalah Hip Hip Hura. Begini liriknya:

Di malam minggu
Kupergi ke pesta
Pesta meriah
Ulang tahun kawanku

Semua yang datang bergaya ceria
Berdansa dan gembira

Di tengah pesta kulihat si dia
Lincah gayanya dandanan masa kini
Ingin hatiku mencium pipinya
Tapi malu rasanya

Dengan nadanya yang riang, Chrisye berkisah tentang cinta di kala pesta. Inilah kisah cinta klasik yang telah menjadi inspirasi bagi banyak karya seni. Musiknya meriah dan gembira. Di dalam lagu ini, Chrisye menampilkan wajahnya yang berbeda, yakni musisi yang gembira, romantis sekaligus jenaka.

Masih banyak lagu Chrisye yang indah. Terlalu banyak, jika semuanya dibahas di dalam tulisan ini. Jelaslah, kita perlu belajar dari almarhum Chrisye. Musik bukan hanya hiburan semata, tetapi juga membuka mata kita pada keindahan dunia, dan kedalaman spiritualitas.

Jika diramu dari keheningan, musik bisa menjadi abadi. Chrisye menjadi contoh jelas tentang ini. Beberapa penghargaan diterimanya, setelah ia meninggal. Ini menggambarkan penghargaan serta kekaguman banyak orang pada musikalitas Chrisye.

Secara pribadi, saya merindukan musik-musik Chrisye. Di jaman yang ditikam radikalisme agama dan kegagalan pemerintah memberikan keadilan pada rakyatnya, musik yang spiritual sekaligus terbuka ala Chrisye kiranya menjadi kebutuhan. Ia bisa menjadi oase untuk pencerahan. Ia bisa menjadi inspirasi untuk perubahan.

Diterbitkan oleh

Reza A.A Wattimena

Peneliti di bidang Filsafat Politik, Filsafat Ilmu dan Kebijaksanaan Timur. Alumni Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta, Doktor Filsafat dari Hochschule für Philosophie München, Philosophische Fakultät SJ München, Jerman. Beberapa karyanya: Menjadi Pemimpin Sejati (2012), Filsafat Anti Korupsi (2012), Tentang Manusia (2016), Filsafat dan Sains (2008), Zen dan Jalan Pembebasan (2017-2018), Melampaui Negara Hukum Klasik (2007), Demokrasi: Dasar dan Tantangannya (2016), Bahagia, Kenapa Tidak? (2015), Cosmopolitanism in International Relations (2018), Protopia Philosophia (2019), Memahami Hubungan Internasional Kontemporer (20019), Mendidik Manusia (2020), Untuk Semua yang Beragama (2020), Terjatuh Lalu Terbang (2020) dan berbagai karya lainnya.

2 tanggapan untuk “Spiritualitas Musik Chrisye”

  1. Bor Reza…. Bolehkah saya mempertanyakan, kenapa spiritualitas Chrisye tidak dibahas dalam konteks penghayatannya dalam menjiwai lagu-lagu yang idbawakan? Kalau lirik, kayaknya salah persepsi karena lagu yang dinyanyikan Chrisye tidak semuanya ciptaan dia. Lagu Damai Bersamamu itu karya Johny Sahilatua, sedangkan Sabda Alam itu karya Junaedi Salat… Mereka yang bikin liriknya juga…. Just sharing saja… Salam

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.