Penjajahan “Mainstream”

mcs.csueastbay.edu
mcs.csueastbay.edu

Oleh Reza A.A Wattimena

Sekelompok anak muda Indonesia berkumpul. Mereka saling berbagi cerita. Segala ketakutan dan harapan mereka diutarakan satu sama lain. Yang menarik, polanya sama.

Mereka takut hal yang sama: tidak punya uang. Mereka merindukan hal yang sama: mendapatkan uang yang banyak. Mereka benar-benar merasa, bahwa ketakutan dan harapan mereka mencerminkan kebenaran. Inilah pola hidup generasi anak muda Indonesia di awal abad 21 ini. Continue reading “Penjajahan “Mainstream””

Zen: Substansi Manusia dan Alam Semesta

photo-manipulation-surrealism16
blogspot.com

Oleh Reza A.A Wattimena

Peneliti PhD di Munich, Jerman, Dosen di Unika Widya Mandala, Surabaya

Fokus utama dari Zen adalah memahami jati diri sejati kita.1 Siapa aku? Atau, apa ini yang sedang membaca? Di dalam filsafat modern, kita mengenal argumen dari Rene Descartes, yakni aku berpikir, maka aku ada. Akan tetapi, siapa ini “aku”? Apa ini “aku”? Apa yang membuatnya ada? Dan jika kita meninggal suatu hari nanti, kemana ia akan pergi? Ini adalah salah satu pertanyaan terpenting dalam hidup setiap orang. Jika kita paham arti sesungguhnya dari “aku” ini, kita akan memahami jantung hati Zen. Kita akan memahami segalanya. Paham disini bukan cuma sekedar pemahaman intelektual, tetapi sungguh memahami dengan keseluruhan eksistensi. Di dalam Zen, “aku” ini bukanlah sesuatu yang terpisah dari alam semesta. Sebaliknya, “aku” ini adalah bagian dari substansi alam semesta, termasuk substansi matahari, bulan, bintang dan semua hal lainnya. Sesungguhnya, ia tidak memiliki nama. Pikiran kita yang menamainya. Akan tetapi, kita tidak boleh melekat pada penamaan semacam ini. Continue reading “Zen: Substansi Manusia dan Alam Semesta”